Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

JPU Tuntut Kades Mariono Hukuman 3 Bulan Penjara
Jum'at, 01-03-2019 | 12:45 wib
Oleh : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Jaksa Penuntut Umum, Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun menuntut Kepala Desa Dawuhan, 3 bulan kurungan penjara. Tuntutan ini atas aksi, Kades Dawuhan yang telah mengkampanyekan Caleg DPR RI dari PSI Andro Rohmana dan Caleg DPRD Kabupaten Madiun dari PKB Suyatno.

Tuntutan tiga bulan kurungan penjara tersebut, saat persidangan di Pengadilan Negeri Madiun, yang dipimpin Arip Budi Cahyono sebagai hakim ketua. 

Dalam tuntutanya, JPU menilai berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi saksi, Kepala Desa Dawuhan Mariono,  dituntut bersalah. Karena sebagai kepala desa, ikut politik praktis dengan cara mengajak warganya dalam acara pertemuan, untuk mendukung dan memilih Caleg DPR RI dari PSI dan Caleg DPRD Kabupaten Madiun dari PKB.

Padahal aksi terdakwa benar benar melanggar aturan. Yakni sesuai undang-undang nomor 7 tahun 2017 pasal 490 tentang kepala desa tidak boleh menguntungkan atau merugikan salah satu peserta Pemilu. Perkara yang memberatkan adalah, terdakwa telah diberikan sosialisasi dan pembekalan, terkait pelaksanaan Pemilu 2019.

Sementara, Kepala Desa Dawuhan usai persidangan enggan memberikan keterangan, terkait tuntutan tersebut. (pul)

Berita Terkait


Polres Nganjuk Bakal Tetapkan Kades Tarokan Sebagai Tersangka

Jelang Pilkades Serentak, 1.350 Calon Kepala Desa Lakukan Tes Kejiwaan

Kasus Kades Jadi Caleg DPR RI Masih Ditangani Bawaslu

Disdukcapil : Kades Nyaleg Tak Punya KTP Ganda


Camat Dagangan dan Kades Banjarsari Wetan Diperiksa

Kasus Kades Jadi Caleg DPR RI Masih Ditangani Bawaslu

Ratusan Calon Kades Penuhi Ruang Kepengurusan SKCK Di Polres Malang

Disdukcapil : Kades Nyaleg Tak Punya KTP Ganda

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber