Berita Terbaru :
Pengunjung Cafe Hingga Kelompok Pemotor Terjaring Razia Jam Malam
Satgas OJK Temukan 105 Fintech Pinjaman Online Ilegal
Simulasi Wedding New Normal, Sejumlah Tradisi Dialihkan Untuk Cegah Penularan Covid-19
Matsani, Dari Supir Pribadi Menjadi Pengusaha Barbershop
Taksi Laut Tetap Eksis Sejak Tahun 1960
Pandemi Covid-19 Sejumlah Desa Area Sumber Mata Air Imbulan Alami Kekeringan
Pemerintah Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila
KAI Daop 8 Surabaya Kembali Operasikan KA Rute Surabaya-Jakarta
Jawa Timur Kembali Dapatkan Bantuan Obat Avigan
Nekat Curi Hape Dagangan, Karyawan Konter Plasa Marina Ditangkap
Cendikiawan NU Dukung Kementan Kembangkan Antivirus Eucalyptus
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Mo Salah Memang Berhati Mulia, Ini Sedekah Terbarunya setelah Liverpool Juara
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
46.334 Ribu Peserta UTBK Mulai Ujian Masuk PTN, Sempat Molor 15 Menit
   

Bawaslu Banyuwangi Turunkan Paksa APK di Tempat Berbayar
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 01-03-2019 | 08:17 wib
Reporter : Iqbal Mustika, Handoko Khusumo
Banyuwangi pojokpitu.com, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyuwangi, menurunkan paksa Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang di tempat berbayar atau dipungut retribusi oleh pemerintah daerah setempat. Sedikitnya ada 7 titik APK yang diturunkan, diantaranya di Kecamatan Giri, Kabat, Gambiran dan Genteng.

Anggota Bawaslu Banyuwangi Anang Lukman mengatakan, berdasarkan peraturan Bawaslu RI tentang kampanye, APK milik calon anggota legeslatif, calon anggota DPD dan calon presiden dan wakil presiden tidak boleh dipasang di tempat berbayar atau bilbord.

"Untuk itu, APK hanya boleh dipasang ditempat- tempat yang sudah ditentukan KPU," jelas Anang Lukman.

Sebagian besar APK yang diturunkan paksa yaitu milik calon anggota legeslatif tingkat DPR RI dan provinsi. Sebelum dilakukan penurunan paksa, Bawaslu Banyuwangi sudah melakukan kordinasi dan pemberitahuan terhadap partai politik dan caleg yang bersangkutan, agar APK yang pemasanganya menyalahi aturan itu diturunkan.
Namun, hingga batas waktu yang diberikan APK tersebut tidak kunjung diturunkan. Sehingga, Bawaslu bertindak tegas dan menurunkan APK tersebut.

Anang Lukman menambahkan, Bawaslu Banyuwangi akan terus melakukan penertiban atau penurunan paksa terhadap APK peserta pemilu 2019 yang pemasanganya menyalahi peraturan yang sudah ditentukan.
 
Penertiban ini akan dilakukan hingga memasuki masa tenang jelang pemungutan suara pemilu 2019 akan datang. "Sebab semakin mendekati pemilu, pemasangan APK yang tidak sesuai dengan aturan di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan meningkat," kata Anang Lukman.

Naiknya pelanggaran pemasangan APK di Banyuwangi ini terlihat ketika penertiban APK serentak pada periode ke 7 ini. Pada penertiban APK sebelumnya APK yang ditertibakan karena kedapatan melanggaran aturan mencapai 230 APK.

"Namun, pada periode bulan ini naik 20 persen menjadi 287 APK yang melanggar," kata Anang Lukman. (yoS)

Berita Terkait

Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Gelapkan Mobil

Tergugah Membantu Para Medis Covid-19, Perajin Busana Beralih Produksi APK

Salahi Aturan, APK Balon Bupati Dibredel Satpol PP

Oknum Perangkat Desa Diduga Gelapkan PBB, Puluhan Warga Geruduk Kantor Desa
Berita Terpopuler
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Peristiwa  9 jam

Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  23 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  22 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  21 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber