Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Sidang Putusan Konflik Koperasi Mitra Perkasa Membuat Nasabah Marah
Kamis, 28-02-2019 | 19:29 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Sidang putusan konflik di Koperasi Mitra Perkasa, Kota Probolinggo akhirnya gugatan dari ksu mitra perkasa tidak diterima majelis hakim. Dengan demikian tergugat yang merupakan ketua KSU mitra perkasa terdahulu, tidak terbukti apa yang dituduhkan penggugat.

Menanggapi soal putusan hakim, puluhan anggota koperasi langsung marah-marah meminta pihak koperasi segera membayar uang anggota yang mencapai milyaran rupiah.

Sidang gugatan perdata konflik di Koperasi Serba Usaha Mitra Perkasa, Kota Probolinggo, Jawa Timur kini memasuki babak putusan.

Sidang putusan ini membuat ini puluhan anggota koperasi datang, untuk melihat jalannya sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Kota Probolinggo, pada Kamis (28/2) siang.
Seperti diketahui ketua KSU Mitra Perkasa Welly Sukartono menggugat secara perdata mantan Ketua KSU sebelumnya Zulkifli Chalik sebesar Rp 146 milyar.

Sidang yang dipimpin Silivia Yudhiastika ini berjalan kurang lebih sekitar 1 jam dan harus membacakan 75 lembar putusan. Hasilnya, hakim tidak menerima gugatan perdata ini.

Menanggapi tidak terimanya gugatan ini membuat puluhan anggota koperasi langsung mencari penggugat Welly Sukartono, untuk segera membayar uang nasabah.

Hanya saja, anggota justru menjumpai penasehat hukum saat keluar sidang. Kasilnya, penasehat hukum tergugat menjadi sasaran kemarahan anggota koperasi.

Mereka terus mengejar dan meminta ketua KSU Mitra Perkasa, segera membayar uang anggota yang mencapai milyaran rupiah.

Sufii, salah satu nasabah warga keluran mayangan, uang di koperasi mencapai Rp 1,5 milyar. Dia kesal kalah dipersidangan penggugat langsung kabur meninggalkan pengadilan.

Sementara itu menurut penasehat hukum penggugat Putut Gunawarman, meski kalah dalam persidangan dia akan evaluasi terlebih dulu bersama tim, apakah banding atau tidak.
 
Menanggapi putusan hakim, penasehat hukum tergugat, Abdul Wahab, keputusan hakim dinilai tepat, pasalnya gugatan kabur dan tidak sesai fakta-fakta yang ada.

Rencananya anggota koperasi akan terus mengejar pihak KSU Mitra Perkasa, untuk mencairkan uang nasabah yang nilainya tidak sedikit. (yos)

Berita Terkait


Sidang Putusan Konflik Koperasi Mitra Perkasa Membuat Nasabah Marah


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber