Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Korban Penganiayaan di Nganjuk Menangis Saat Sidang
Kamis, 28-02-2019 | 18:37 wib
Oleh : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Proses jalannya sidang kasus penaniayaan di Nganjuk diwarnai isak tangis korban, korban yang dianaiaya oleh pacarnya sendiri itu menangis. Ia mengaku menjadi korban ketidakadilan hukum yang menimpanya, karena pelaku divonis hakim tidak di tahan berdasakan hasil visum yang mengarah pada penganiayaan ringan.

Padahal korban mengaku mengalami luka memar di bagian mata, dan pelecehan, karena pelaku hedak menelanjangi korban dihadapan orang lain.

Kasus penganiyaan yang dilakukan oleh Eko Ariwibowo (33) oknum Sekretaris Desa Sokoharjo, Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk, terhdap YAD (21) warga Desa Bagor Wetan Kecamatan Sukomoro Nganjuk, sudah masuk pada proses persidangan.

Dalam persidangan, korban yang tak lain sebagai kekasih pelaku menangis dihadapan hakim tunggal Anton Rizal Setiawan. Korban menangis saat menceritakan kronologis kejadian penganiayaan, serta upaya pelecehan dengan cara pelaku menyobek baju korban dan hendak menelanjangi korban di hadapan temanya.

Dalam sidang yang menghadirkan saksi dan pelaku itu, hakim memutuskan pelaku menjalani tahanan luar selama 10 bulan penjara, tanpa di tahan dengan masa percobaan selama 2 tahun.

Putusan hakim mengacu pada pasal 352 KUHP tentang penganiayaan ringan, sebab sesuai dengan hasil visum yang menyatakan luka pada mata korban merupakan luka ringan, sehingga pelaku dijerat dengan pasal penganiayaan ringan.

Atas putusan itu, korban yang tanpa di dampingi pengacara itu mengaku tidak puas dan merasa menjadi korban ketidak adilan hukum. Sebab ia mengaku ada luka lebam yang cukup besar dimatanya atas pukulan pelaku, serta ada upaya pelecehan dengan cara pelaku menarik baju korban dan hendak menelanjangi korban dihadapan temannya.

Korban meminta pelaku bisa ditahan dan pasal yang diterpakan adalah 354 KUHP tentang penganiayaan berat.

Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku menganiaya korban dengan cara memukul kepala korban dan membenturkannya ke tembok, saat pelaku mendatangi korban di kosnya pukul 04.00 WIB dan mendapati korban berduaan bersama orang laki laki, karena pelaku merasa cemburu, hingga korban melapor ke polisi. (yos)


Berita Terkait


Gara-Gara Berebut Warisan, Saudara Tega Aniaya Saudara Sendiri

Kepergok Mencuri Bacok Pemilik Rumah, Remaja Ditangkap Polisi

Aniaya Pacar Pemuda Ini Meringkuk di Sel Tahanan

Tersinggung Anaknya Dilecehkan, Pria Asal Pakisjajar Aniaya Tetangga


Korban Penganiayaan di Nganjuk Menangis Saat Sidang

Banyak Kasus Penganiayaan pada Guru, Artis Nasdem Kampayekan Hormati Jasa Guru

Polsek Mojoroto Berhasil Menangkap Pelaku Penganiayaan Berujung Kematian

Polres Perak Masih Selidiki Dugaan Penganiayaan Anggota Satpol PP

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber