Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Sakit Hati Sering Dibully dan Diludahi, Pelaku Nekat Kalungkan Sabit ke Leher Teman Sendiri
Kamis, 28-02-2019 | 18:14 wib
Oleh : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Kasus pembunuhan mayat membusuk di sungai akhirnya terkuak, petugas kepolisian resort Jombang berhasil menangkap teman dekat korban yang diduga menjadi pelakunya. Dari hasil pemeriksaan diketahui, motif pelaku karena sakit hati sering dibully dan diludahi sama korban.

Petugas kepolisian Resort Jombang langsung menangkap pelaku pembunuhan terhadap Bayu Adi Santo, korban yang ditemukan membusuk di kubangan sungai. Pelaku tidak lain adalah teman korban  bernama Huda (30) warga Desa Tanjung Gunung Kecamatan Peterongan Jombang.

Pelaku terpaksa di lumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melarikan diri saat hendak dibekuk di rumah saudaranya,  dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan sepeda motor korban, kalung, handphone dan sejumlah barang bukti lainnya.

AKP Azi Pratas Guspitu Kasat Reskrim Polres Jombang, mengatakan, dari hasil pemeriksaan motif aksi pembunuhan ini tidak lain karena pelaku jengkel sering di buli dan di ludahi oleh korban. "Karena merasa sakit hati, pelaku akhirnya merencanakan aksi pembunuhan tersebut," jelas AKP Azi Pratas Gus Pitu.

Dijelaskan Kasat, antara Hudah dan Bayu adalah teman akrab. Dalam aksinya korban diajak menemui seorang perempuan di tanggul sungai Desa Bongkot peterongan lokasi ditemukan mayat korban.  

Sebelum berangkat pelaku mampir ke rumah mengambil sabit dan diselipkan dipinggang,  sampai lokasi korban kecewa karena perempuan yang dijanjikan tidak ada.

"Saat itulah pelaku mengambil sabit yang disiapkan dan mengkalungkan sabit ke leher korban hingga tewas," imbuh AKP Azi Pratas Gus Pitu.

Kini pelaku harus mendekam di jeruji untuk mempertanggung jawabkan aksi nekatnya. Pelaku dijerat   pasal 340 pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman pidana 20 tahun atau seumur hidup.
 
Sebelumnya mayat membusuk menggerkan warga desa bongkot kecamatan peterongan, mayat yang awalnya di kira boneka ini ternyata korban pembunuhan. Jasad korban ditemukan tiga hari pasca pembunuhan yang dilakukan di dekat lokasi penemuan. (yos)

Berita Terkait


Mayat Cemorosewu Adalah Mahasiswa Korban Penculikan

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Jalur Cemorosewu

Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Sungai Brantas

Penemuan Mayat Bayi di Sungai Lereng Gunung Lawu


Warga Madiun Digegerkan Penemuan Mayat di Dalam Kamar

Penemuan Mayat Sopir Bus, Polisi Olah TKP di Dalam Bus

Penemuan Mayat Tanpa Identitas, Diduga Korban Pembunuhan

Pasca Penemuan Mayat Bayi, Polisi Amankan Mahasiswi Kebidanan Asal Ponorogo

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber