Berita Terbaru :
Diberi Donatur HP, Akhirnya Wahyu Bisa Belajar Daring
Alat Cuci Tangan Dengan Sensor Infrared
Siswa Pegunugan Dapat Wifi Gratis Untuk Pelajaran
Upacara Kemerdekaan 17 Agustus di Kabupaten Madiun Dikonsep Minimalis
Pemkab Ngawi Siapkan Bantuan Rp 500 Ribu Hingga Rp 1 Juta Untuk Pelaku Usaha
Berawal Ketangkap Mencuri Ponsel Disebuah Salon, Ternyata Pelaku Juga Seorang Curanmor
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Saat Pandemi Corona Permintaan Bendera Turun Drastis
Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
   

KPK Hanya Dapat Laporan Data LHKPN Penyelengara Negara di Jatim 10,66 Persen
Peristiwa  Senin, 25-02-2019 | 17:55 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis rendahya Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN) di wilayah Pemerintahan Provinsi Jawa Timur.

Dari 38 kota dan kabupaten, KPK baru saja mendapatkan laporan 10, 66 persen jadi sebanyak 80,9 persen penyelengara negara di Jawa Timur, belum melaporkan LHKPN ke komisi pembertasan korupsi.

Wakil Ketua KPK, La Ode M. Syarif usai bertemu dengan KPK Hongkong, menyindir angota DPRD yang minim melaporkan lhkpn pada awal 2019 ini. 

"Aturan LHKPN yang membuat adalah DPR, kalau DPR tidak melaporkan harta kekayaannya itu berarti tidak menjalankan aturan yang mereka buat sendiri," jelas Laode M. Syarif.

Menurut data yang dirilis KPK per tanggal 25 Februari, secara kelembagaan DPR memiliki presentase kepatuhan lhkpn paling rendah, dari 524 anggota DPR baru 40 orang legislator yang membuat LHKPN atau sekitar 7,63 persen, disusul DPRD se Indonesia sekitar 10, 21 persen.

KPK juga memberikan tenggat waktu kepada penyelenggara negara untuk menyetorkan LHKPN paling lambat 31 Maret 2019. (yos)




Berita Terkait

KPK Hanya Dapat Laporan Data LHKPN Penyelengara Negara di Jatim 10,66 Persen
Berita Terpopuler
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Peristiwa  7 jam

Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
Politik  10 jam

Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam

Saat Pandemi Corona Permintaan Bendera Turun Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber