Berita Terbaru :
Berduaan di Dalam Kamar Kos, Dua Pasangan Bukan Suami Isteri Terjaring Satpol PP
Nadiem Beri Pernyataan Soal Pembukaan Sekolah di Zona Kuning
Kejati Jatim Bidik Penyelewengan Anggaran DD di Lamongan
Diberi Donatur HP, Akhirnya Wahyu Bisa Belajar Daring
Alat Cuci Tangan Dengan Sensor Infrared
Siswa Pegunugan Dapat Wifi Gratis Untuk Pelajaran
Upacara Kemerdekaan 17 Agustus di Kabupaten Madiun Dikonsep Minimalis
Pemkab Ngawi Siapkan Bantuan Rp 500 Ribu Hingga Rp 1 Juta Untuk Pelaku Usaha
Berawal Ketangkap Mencuri Ponsel Disebuah Salon, Ternyata Pelaku Juga Seorang Curanmor
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Saat Pandemi Corona Permintaan Bendera Turun Drastis
Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
   

Cuaca Ekstrem, Puting Beliung Pora-porandakan Blitar
Mataraman  Senin, 25-02-2019 | 12:00 wib
Reporter : Mochammad Asrofi, Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Angin puting beliung menerjang wilayah Gandusari Kabupaten Blitar, belasan pohon yang roboh ke jalan diterjang puting beliung, 2 rumah warga rusak akibat tertimpa pohon yang roboh. Bahkan, tiang listrik juga roboh dan menyebabkan listrik di 5 desa padam, musibah angin puting beliung tersebut, sempat terekam kamera hp milik salah satu warga.

Video amatir yang direkam oleh warga menggunakan warga saat angin puting beliung menerjang Desa Semen Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Dalam video ini, yang berada didalam rumah berteriak-teriak ketakutan, karena angin yang berhembus kencang dan berputar-putar. 

Akibat puting beliung ini, 2 rumah warga di desa setempat rusak akibat tertimpa pohon yang roboh. Bahkan, pagar di depan rumah juga jebol dan ambruk, selain itu banyak pohon-pohon besar yang roboh dan melintang ke jalan-raya.

Salah satu warga, Suwito, mengaku, awalnya wilayah Gandusari diguyur hujan yang cukup lebat, tiba-tiba datang angin-puting beliung.

"Meski hanya beberapa detik, namun angin puting beliung membuat pohon-pohon tumbang dan tiang listrik juga roboh, hingga menyebabkan aliran listrik padam," kata Suwito.

Ari Winarko, pergkat Desa Semen, mengatakan, pihak desa dan warga langsung kerja-bakti memotong pohon-pohon yang tumbang dan melintang ke jalan. Proses pemotongan pohon-pohon tersebut, mengakibatkan jalan utama penghubung desa macet.

"Kendaraan baik roda 2 maupun roda 4, harus berhenti menunggu proses pemotongan pohon," jelas Ari Winarko.

Hingga kini tiang listrik yang roboh belum dievakuasi oleh pihak terkait, sehingga aliran listrik untuk 5 desa masih mati. (yos)

Berita Terkait

Cuaca Ekstrim, Nelayan Pesisir Panarukan Enggan Melaut

Gelombang Tinggi, Nelayan Enggan Melaut

Waspada Cuaca Ekstrem Hingga Tiga Hari ke Depan

Cuaca Buruk, Dalam 2 hari 20 Penerbangan Delay
Berita Terpopuler
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Peristiwa  8 jam

Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
Politik  11 jam

Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam

Saat Pandemi Corona Permintaan Bendera Turun Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber