Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pilkada 

Ratusan Santri Ponpes Genggong Deklarasi Anti Berita Hoax
Minggu, 24-02-2019 | 00:15 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Banyaknya berita hoax di dunia maya hingga membuat suhu politik jelang Pilpres terus memanas, hingga membuat ratusan santri Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong mendeklarasikan diri menangkal berita hoax. Diharapkan pesantren dan santri menjadi penyejuk suhu politik.

Perang berita hoax atau berita palsu jelang pemilihan umum semakin membuat suhu politik semakin memanas. Bahkan antar pendukung saling hujat, mencaci hingga terjadinya perang urat saraf.

Melihat kondisi ini, membuat ratusan perwalikan santri Zainul Hasan Genggong, Pajarakan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, tergerak untuk menangkal berita hoax ini.

Bertempat di halaman santri putra, ratusan santri dari mahasiswa, sekolah menangah atas, gelar deklarasi pemilu damai. Pesantren diharapkan menjadi penyejuk suhu politik yang terus memanas.

Dengan dipimpin Gus Haris Damanhuri Romli, salah satu pengasuh pondok pesantren. Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan pesantren, banyaknya berita hoax hingga terjadi saling hujat antar tokoh politik.

Usai orasi pemilu damai, santri juga meneriakkan yel-yel anti hoax. Pesantren merupakan salah satu pagar terakhir penangkal berita hoax.

Menurut Gus Haris Damanhuri Romli, pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, dirinya sangat menyayangkan kondisi politik jelang pemilihan umum ini. "Seharusnya pesta demokrasi ini dilakukan dengan damai," kata Haris Damanhuri Romli.

Ponpes Zainul Hasan Genggong memastikan, santrinya yang mempunyai hak pilih akan menggunakan suaranya pada tanggal 17 April yang akan datang. (yos)




Berita Terkait


Ratusan Santri Ponpes Genggong Deklarasi Anti Berita Hoax


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber