Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Polisi Periksa Enam Saksi Petaka Pacuan Kuda Maut
Jum'at, 22-02-2019 | 08:10 wib
Oleh : Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Kepolisian Resort Lumajang terus mendalami kasus dugaan kelalaian panitia lomba pacuan kuda desa wotgalih, kecamatan yosowilangun, yang menyebabkan tewasnya seorang anak sekolah dasar.

Tim penyidik memeriksa 6 orang yang terdiri dari muspika, kepala desa, bidan desa dan sektretris panitia di ruang satreskrim polres setempat.

Polisi sudah membagi beberapa penyidik untuk memeriksa pihak-pihak yang terkait untuk melengkapi proses penyelidikan.

Kepala Desa Wotgalih, Lestari, mengaku, dimintai keterangan penyidik, soal ijin penyelenggaraan lomba pacuan kuda oleh ketua pordasi Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKP Muhammad Arsal Sahban, mengaku, sudah membuat tim khusus untuk menangani kasus tewasnya Magzda Aqil Banzema yang diduga terinjak kuda ini.
"Polisi ingin menunjukan kalau kita serius menangani kasus ini," jelas AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Seperti diketahui, seorang anak berusia 7 tahun, Magzhda Aqil Banzema, tewas terinjak kuda saat menonton lomba pacuan kuda di lokasi pantai Desa Wotgalih, beberapa waktu lalu.

Orang tua korban tak terima dan melaporkan kejadian tersbeut ke polisi karena tidak ada iktikad baik panitia kepada pihak keluarga. Apalagi, proses pengamanan di lokasi lomba cukup minim. (yos)

Berita Terkait


Polisi Periksa Enam Saksi Petaka Pacuan Kuda Maut

Bayi Ditemukan Tewas Terbungkus Tas Plastik di Atas Kandang Ayam

Warga Temukan Bayi Usia 1 Hari Terkubur

Ya Allah!.. Bayi Mungil Itu Tewas Tertindih Ibunya Saat Tidur


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber