Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Seperti inilah upacara pemberangkatan pasukan yon zipur v dibawah Kodam V Brawijaya yang akan diberangkatkan sebagai atgas percepatan pembangunan hunian tetap pasca bencana NTB beberapa waktu silam. Foto: Khaerul Anwar
Pangdam Berangkatkan Anggota Yonzipur ke NTB
Kamis, 21-02-2019 | 16:01 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Pasca gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, sudah banyak perbaikan dan bantuan dari berbagai instansi untuk memulihkan kondisi seperti semula.

Meski sudah mulai normal penataan, namun kondisi tempat tinggal yang belum pulih sepenuhnya terus dikerjakan, dengan mengirimkan pasukan Bataliyon Zipur V Malang, untuk membangun tempat tinggal sebanyak 900 rumah di 10 titik daerah terdampak, yang diberikan waktu selama dua bulan percepatan pembangunan tersebut.

Sebanyak 100 personil pasukan Yon Zipur akan dibagi beberapa regu, untuk mengatasi pembangunan hunian tetap yang ditargetkan untuk 900 hunian di 10 titik daerah terdampak.

Dipimpin langsung Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Wisnoe Prasetya Budi, mereka akan berangkat menggunakan peralatan yang dimiliki untuk sarana membangun hunian tetap yang akan dibangun disana.

Pangdam V Brawijaya juga melakukan pemeriksaan anggota yang akan diberangkatkan ke Nusa Tenggara Barat, dalam misi percepatan pembangunan hunian tetap bersama BNPB tersebut.

Mereka juga mendapatkan pengarahan dan penyemangat dari pangdam baru untuk menjalankan tugas sesuai prosedur, dan bisa menyelesaikan dalam waktu yang diminta selama 2 bulan oleh BNPB.

Namun, jika memang belum selesai pengerjaan percepatan pembangunan hunian tetap diwilayah NTB, maka tidak menutup kemungkinan jadwal kepulangan mereka selama 2 bulan akan molor hingga 6 bulan lamanya.

Menurut Meyjen TNI Wisnoe Prasetya Budi, Pangdam V Brawijaya, bahwa satgas percepatan pembangunan hunian tetap diberangkatkan kewilayah terdampak pasca bencana di Nusa Tenggara Barat.

"Diharapkan target selama 2 bulan dengan sasaran 900 hunian tetap warga terdampak, segera dapat diselesaikan dengan baik oleh pasukan yon zipur yang khusus bertugas dalam bidang pembangunan tersebut," jelas Menurut Meyjen TNI Wisnoe Prasetya Budi.

Berita Terkait


Pangdam Berangkatkan Anggota Yonzipur ke NTB


Pasca Gempa NTB, Pertamina Pastikan BBM Tetap Aman

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber