Berita Terbaru :
Diduga Pemkot Kecolongan, Wawalikota Surabaya Berstatus ODP
Jelang New Normal Pengusaha Restaurant Terapkan Strategi Baru
PMI Gresik Krisis Stok Darah Masa Pandemi
Dindik Jatim Tetapkan Tahun Ajaran Baru Dengan Sistem Shift
Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Dihebohkan Pria Tergeletak di Parit
1814 Calon Jamaah Haji Jember Gagal Berangkat Tahun Ini
Jelang New Normal, Sunday Market Segera Dibuka
Puting Beliung Robohkan Pohon dan Timpa Rumah Hingga Rusak Parah
Dua Keluarga di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid 19
Terdakwa Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bantah Semua Dakwaan Jaksa KPK
Polres Serahkan Bekas Kasus Pembunuhan Mertua Sekda ke Kejaksaan
Ditlantas Polda Jatim Sita 302 Kendaraan Roda 2 Berknalpot
Terapkan New Normal, KAI Siapkan Face Shiel untuk Penumpang
Hingga Saat Ini, Belum Ada Jamah Haji Yang Ambil Uang Pelunasan
Tiga Hari Tanpa Pj Sekda, Surat Menyurat Menumpuk di Meja
   

Puluhan Korban Perumahan Bodong Lapor Polisi
Metropolis  Kamis, 21-02-2019 | 03:22 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Berita Video : Puluhan Korban Perumahan Bodong Lapor Polisi
Sidoarjo pojokpitu.com, Kesekian kalinya Polresta Sidoarjo menerima laporan masyarakat yang menjadi korban perumahan bodong dan tanah kavling.

Kali ini sekitar 28 orang korban penipuan pengembang perumahan PT Alisa Zola Sejahtera kawasan Perumahan Graha Kwangsan Indah Kecamatan Sedati Sidoarjo. Mereka mengaku sudah menyetor Rp 100 juta kepada pengembang, namun Direktur Utama PT Alisa Zola Sejahtera telah kabur.

Lokasi Perumahan Graha Mutiara Abadi di Desa Kwangsan Kecamatan Sedati Sidoarjo. Para user Rabu (20/2) siang mendatangi unit Harda Polresta Sidoarjo dengan didampingi kuasa hukumnya.

Kedatangan para korban perumahan bodong ini melapor sejak tahun 2015 tidak ada progres pembangunan perumahan. Selain itu kantor pemasaran perumahan Graha Mitiara Abada di kawasan perumahan Graha Kwangsan Indah  Sedati Sidoarjo sudah tidak ada aktivitas.

Gani salah satu korban perumahan bodong, semakin curiga sebab sudah mengeluarkan Rp 100 juta, namun tidak segera dibangun. 
 
Sementara itu Abdul Malik SH kuasa hukum para korban mengatakan, para korban berharap kepada penyidik agar segera menaikan status dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Penyidik harus segera memburu Direktur Utama PT  Alisa Zola Sejahtera bernama Muhammad Fattah, karena sudah melakukan penipuan kepada 28 orang dengan total kerugian Rp 4 milyar," kata Abdul Malik. (pul)

Berita Terkait

Ustadz Yusuf Mansur Diperiksa Polisi Terkait Perumahan Syariah

Kasus Perumahan Dream Land Ternyata Tak Kantongi IMB

Sebanyak 21 Warga Perumahan Prima Cluster Akan Lakukan Gugatan Balik

Pengembang Ingkar Janji, Pintu Perumahan Kembali Diportal Pemilik Tanah
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  6 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  6 jam

Habib Ini Borong Antibiotik Untuk Dibagikan Gratis
Sosok  4 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  7 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber