Berita Terbaru :
Banjir Rob di Pantai Blitar, Air Laut Masuk Rumah
Empat Orang Klaster Goa Reaktif Rapid Test
Aparat Tetap Tindak Pelanggar Transisi New Normal Life
Gubernur Restui New Normal Life di Malang Raya
Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Diabetes Tidak Bisa Disembuhkan, Kontrol dengan 5 Cara ini
Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
ASN Takut Akan Sanksi Akan Diberikan Bila Kedapatan Nekat Mudik
Pemkab Sidoarjo Sewa 2 Hotel Untuk Isolasi Pasien OTG Covid 19
12 Wartawan Jalani Rapid Test Kedua, Hasilnya Non-Reaktif
Pemkot Madiun Wacanakan Pola New Normal Sektor Pendidikan
Pasar Hewan di Lumajang Akan Kembali Dibuka
Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
KPAI Buka Posko Pengaduan PPDB 2020, Ini Nomor Kontaknya
Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
   

Puluhan Korban Perumahan Bodong Lapor Polisi
Metropolis  Kamis, 21-02-2019 | 03:22 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Berita Video : Puluhan Korban Perumahan Bodong Lapor Polisi
Sidoarjo pojokpitu.com, Kesekian kalinya Polresta Sidoarjo menerima laporan masyarakat yang menjadi korban perumahan bodong dan tanah kavling.

Kali ini sekitar 28 orang korban penipuan pengembang perumahan PT Alisa Zola Sejahtera kawasan Perumahan Graha Kwangsan Indah Kecamatan Sedati Sidoarjo. Mereka mengaku sudah menyetor Rp 100 juta kepada pengembang, namun Direktur Utama PT Alisa Zola Sejahtera telah kabur.

Lokasi Perumahan Graha Mutiara Abadi di Desa Kwangsan Kecamatan Sedati Sidoarjo. Para user Rabu (20/2) siang mendatangi unit Harda Polresta Sidoarjo dengan didampingi kuasa hukumnya.

Kedatangan para korban perumahan bodong ini melapor sejak tahun 2015 tidak ada progres pembangunan perumahan. Selain itu kantor pemasaran perumahan Graha Mitiara Abada di kawasan perumahan Graha Kwangsan Indah  Sedati Sidoarjo sudah tidak ada aktivitas.

Gani salah satu korban perumahan bodong, semakin curiga sebab sudah mengeluarkan Rp 100 juta, namun tidak segera dibangun. 
 
Sementara itu Abdul Malik SH kuasa hukum para korban mengatakan, para korban berharap kepada penyidik agar segera menaikan status dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Penyidik harus segera memburu Direktur Utama PT  Alisa Zola Sejahtera bernama Muhammad Fattah, karena sudah melakukan penipuan kepada 28 orang dengan total kerugian Rp 4 milyar," kata Abdul Malik. (pul)

Berita Terkait

Ustadz Yusuf Mansur Diperiksa Polisi Terkait Perumahan Syariah

Kasus Perumahan Dream Land Ternyata Tak Kantongi IMB

Sebanyak 21 Warga Perumahan Prima Cluster Akan Lakukan Gugatan Balik

Pengembang Ingkar Janji, Pintu Perumahan Kembali Diportal Pemilik Tanah
Berita Terpopuler
Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
Peristiwa  2 jam

Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
Politik  12 jam

Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Pendidikan  11 jam

Pemkot Madiun Wacanakan Pola New Normal Sektor Pendidikan
Pendidikan  6 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan

Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber