Berita Terbaru :
Positif Covid-19 di Tuban Tembus 157 Kasus
Traffic Light Lumajang Dipasang Garis Jaga Jarak Layaknya Starting Grid Moto GP
Kembangkan Bakat, 5 ABK Membuat Grup Band
Pelaku Diduga Copet Diamankan Polisi Usai Gasak HP Milik Demonstran
Demo Tolak RUU Omnibus Law di Tengah Pandemi Covid-19
Dokter dan Perawat RSUD Caruban Terpapar Virus Corona
Warga Dibuat Bingung Atas Pelayanan PDAM
Sebanyak 30 Persen PPDP Surabaya Enggan Melakukan Rapid Tes
Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Narkoba Dalam Bungkusan Rengginang
Empat Tahun Buron, Perampok Sadis Dibekuk Jatanras
Robot Arta Mulai Layani Rapid Tes UTBK di Unair
Menko PMK Kecewa Jatim Tak Bisa Penuhi Target Dua Minggu Dari Jokowi
Perwali No 33, Masuk Surabaya Wajib Rapid Tes Bagi Warga Luar Kota
Sidak Takaran Minyak, Petugas Temukan Produsen Nakal
Program Diskon Pajak Selama Corona Berhasil Meningkatkan PAD Rp 562 Milyar
   

BBJT Gelar Pelatihan Penulisan Kritik Sastra Pesantren
Citizen Journalism  Rabu, 20-02-2019 | 17:27 wib
Reporter : A Mashuri
Sebagai peserta terdiri atas penggiat komunitas sastra pesantren, mulai dari dosen, guru, santri putera dan santri puteri. Foto Mashuri
Situbondo pojokpitu.com, Balai Bahasa Jawa Timur (BBJT) bekerja sama dengan Universitas Ibrahimy PP Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo, menggelar pelatihan penulisan kritik sastra pesantren. Acara tersebut digelar pada 20-21 Februari 2019 di PP Salafiyah Syafiiyah Sukorejo.

Terkait acara tersebut, Kepala Balai Bahasa Jawa Timur, Mustakim, menyatakan bahwa pelatihan penulisan adalah program Bimtek Komunitas Baca yang dikhususkan untuk komunitas baca di pesantren.

"Komunitas baca di Jawa Timur sangat beragam. Salah satunya adalah pesantren. Nah, di pesantren ini, penulisan sastra memiliki kekhasan, kekuatan, dan mencerminkan nilai-nilai pembentukan karakter," tutur Mustakim.

Pihak PP. Salafiyah Syafiiyah Sukorejo menyambut antusias pelaksanaan kegiatan tersebut. Bahkan, muncul guyonan bila peserta tidak dibatasi, semua santri mau ikut acara tersebut. Dari 50 peserta yang ditentukan, yang ikut sampai 80 orang.

"Kami melihat bahwa acara ini serius dan penting, karena dekat dengan kehidupan dan dapat sebagai media penyampai kebenaran dengan indah," tegas Prof. Yasid Rektor Universitas Ibrahimy, mewakili pihak pesantren.

Sementara itu, ketua panitia, Mashuri menjelaskan, diadakannya acara di PP. Salafiyah Syafiiyah Sukorejo karena pesantren tersebut sangat lekat dengan hal-ihwal sastrawi dalam sejarahnya. Selain itu pengasuhnya, para santri aktif bersastra hingga kini. Bahkan, sebuah sanggarnya, Sanggar Cermin, pernah menerima perhargaan komunitas sastra terbaik dari Balai Bahasa Jawa Timur, beberapa tahun lalu.

"Beberapa pesantren di Jawa Timur memiliki gairah kesusastraan yang menggembirakan. Adapun pesantren Sukorejo memiliki kedekatan khusus dengan sastra, mulai dari Kiai Asad hingga pengasuh kini, yaitu Kiai Azaim. Termasuk diadakannya Muktamar Sastra tahun 2018 lalu, di sana," kata Mashuri.

Sementara itu, pelatihan kali ini difokuskan pada penulisan kritik sastra dengan pertimbangan bahwa kritik sastra masih sangat kurang dalam ekosistem sastra pesantren. Kritik sastra yang dimaksudkan adakah kritik puisi karena kecenderungan sastra pesantren berbentuk puisi, yang memang menyatu dalam sistem pendidikan di pesantren dalam keseharian.

Sebagai narasumber dalam bimtek terdiri atas kalangan sastrawan, bahasawan dan ahli sastra. Di antaranya adalah Tengsoe Tjahyono (Unesa), Akhmad Taufiq (Unej), Indra Tjahyadi (Unair/DKJT), dan Hero Patrianto (Balai Bahasa Jawa Timur).

Materinya teori dan pengertian puisi, macam-macam kritik sastra/puisi, kiat-kiat penulisan kritik sastra/puisi, dan strategi penyuntingan dan pendayagunaan bahasa. Materi tersebut disesuaikan dengan potensi peserta.

"Pondok pesantren ini memiliki potensi besar dalam dunia penulisan. Para pesertanya memiliki kesadaran sastra tinggi. Acara ini tepat dan menarik, apalagi fokusnya adalah kritik sastra yang selama ini langka dalam jagat sastra," tutur Tengsoe Tjahyono. (pul)

Berita Terkait

Kabar Duka, Sastrawan Arswendo Atmowiloto Berpulang

BBJT Gelar Pelatihan Penulisan Kritik Sastra Pesantren

Inalillahi, Sastrawan dan Pelukis Danarto Meninggal

Minta Izin Sultan Cirebon, Sastrawan Ajib Bakal Nikahi Nani Wijaya
Berita Terpopuler
FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP
Peristiwa  7 jam

Tuntut Kejelasan Kasus Korupsi Warga Demo Kejaksaan
Peristiwa  11 jam

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti...selanjutnya
Malang Raya  8 jam

Persidangan Abah Ipul, Kabag ULP Sangadji Ungkap Pemberian Uang 200 Juta
Hukum  7 jam



Cuplikan Berita
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Pojok Pitu

Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Pojok Pitu

Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Jatim Awan

Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber