Berita Terbaru :
Duh, Ruang Isolasi Covid-19 RSUD dr. Soedono Penuh
Penyekap Berujung Penganiayaan Penyewa Mobil Rental, Begini Kronologisnya
Pemkab Magetan Rogoh Rp 4,5 Miliar Untuk Percantik Pasar Baru
KPU Sumenep Pastikan Honor PPK PPS dan PPDP Naik
Perawat Bojonegoro Meninggal Akibat Covid 19
Polda Jatim Lakukan Gelar Perkara Kasus Sekda Bondowoso
Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pemkot Surabaya Kebut Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Tukang Bersih Makam Cabuli Empat Anak Dibawah Umur
Polisi Periksa Operator SPBU, Temukan Tangki Modifikasi di Mobil Terbakar
Sidak Pengunjung Tak Pakai Masker Disuruh Keluar Pasar
Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Semangat Gotong Royong Taklukan Sulitnya Medan di Lokasi TMMD
Kapal Perang Indonesia Dan Australia Saling Berhadapan Di Perairan
   

Menjelang Debat, Sandiaga Usulkan Perubahan Mekanisme Debat
Pilkada  Rabu, 20-02-2019 | 17:09 wib
Reporter : Rizqi Setiawan
Jelang debat ketiga nanti, Sandiaga usulkan supaya KPU merubah sistem debat, dan membatasi penonton maksimal 50 orang.
Bondowoso pojokpitu.com, Cawapres Sandiaga Salahudin Uno, melakukan safari politik di Kabupaten Bondowoso bersama para mantan kepala desa dan habaib.

Kehadiran Cawapres Prabowo ini, disambut ratusan pendukung dari komunitas mantan kepala desa di Desa Taman Kecamatan Grujugan. Serta di perkampungan warga keturunan arab untuk bertemu para habaib, di Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kota Bondowoso.

Di dua tempat tersebut Cawapres di arak sepanjang jalan dan disambut meriah. Dalam orasinya, Sandiaga berjanji meningkatkan kesejahteraan dan membuka lapangan kerja untuk warga Bondowoso. Janji tersebut disampaikan langsung dan meminta kepada pendukung agar tidak ragu untuk mencoblos pasangan nomor urut 02, pada Pemilu 17 April mendatang.

Kepada awak media Sandiaga Uno menjelaskan, dalam menghadapi momen debat ketiga nanti, menyampaikan usulkan Komisi Pemilihan Umum. Agar mengevaluasi kembali sistem debat.

"Setiap pertanyaan dari panelis agar lebih menyentuh dan mewakili harapan masyarakat, bukan hanya untuk kalangan para pendukung paslon," kata Sandi.

Selain itu Sandiga berharap pendukung yang ikut dalam ruangan debat harus dibatasi maksimal 50 orang agar tidak terlalu menggangu perjalanan debat. (pul)

Berita Terkait

Simak Omongan Sandiaga Uno, Akan Ada Kejutan Apa?

Sandiaga Kunjungi Rumah Duka KPPS Ngagel

Ini Jawaban Jubir BPN Soal Isu Sandiaga Uno Diusir Prabowo

Mahasiswi itu Bertanya pada Sandiaga : Boleh Gak Aku Jadi Istri Kedua ?
Berita Terpopuler
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Peristiwa  5 jam

Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  23 jam

Surabaya Aero Club, Comunitas Penghobi Pesawat Siap Beraksi di Jatim
Olah Raga  13 jam

Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pilkada  5 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber