Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

RSUD Caruban Bakal Bangun Rawat Inap Pasien ODGJ
Selasa, 19-02-2019 | 12:36 wib
Oleh : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Rumah Sakit Umum Daerah Caruban berencana membangun ruang inap unuk pasien gangguan jiwa. Pembangunan itu dianggarkan dengan nominal Rp 4,3 milyar dari sumber anggaran Dana Alokasi Umum.

Lokasi berada di lahan kosong di belakang Rumah Sakit Umum Daerah Caruba. Dengan luas tanah sekitar 676 meter persegi, nantinya setiap pasien penderita gangguan jiwa akan ditempatkan di ruang khusus, dengan didampingi tim medis.

Kepala Rumah Sakit Caruban Djoko Santoso menyatakan, saat ini proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan pembangunan. "Menggunakan anggaran dari Dana Alokasi Umum senilai Rp 4,3 milyar. Secara rinci akan terdapat 24 tempat tidur, satu dokter spesialis dan 15 perawat," kata Djoko Santoso.

Dalam penanganan ODGJ memang belum ada rumah sakit yang mampu melakukan pelayanan rawat inap. Baik di RSUD Dolopo mapun RSUD Caruban. Biasanya para penderita ODGJ dirujuk ke rumah sakit Ngawi atau rumah sakit Nganjuk. Ditargetkan tahun 2020 ruang rawat inap pasien ODGJ sudah dapat dioperasionalkan. (pul)

Berita Terkait


Gubernur Jatim Akan Siapkan 2 Kapal Rumah Sakit

Diduga Terpercik Api Las, Ruang Incenerator RS dr Iskak Terbakar

Komisi III DPRD Trenggalek Kritisi Buruknya Pembangunan Rumah Sakit di Panggul

Menteri PPN Pastikan Rumah Sakit Rujukan Tipe B Dibangun di Kota Probolinggo


Pencuri Barang di Rumah Sakit Lintas Daerah Diamankan Polisi Dengan Timah Panas

Faskes dan Rumah Sakit Terima Peserta BPJS Kesehatan Saat Mudik

Satu Rumah Sakit Belum Terakreditasi Bergabung Dengan BPJS Kesehatan Bojonegoro

BPJS Kesehatan Putus Kerjasama Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik Karena Akreditasi

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber