Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Api Berobar 24 Jam Lebih, PMK Gresik Kewalahan
Selasa, 19-02-2019 | 11:23 wib
Oleh :
Gresik pojokpitu.com, Luasnya areal kebakaran pabrik PT Blue Shark, perusahan yang memproduksi kursi plastik di kawasan Industri Maspion Manyar, membuat PMK kewalahan.

Kebakaran terjadi Senin (18/2) siang di pabrik pembuat kursi platik tersebut. Ternyata apinya hingga Selasa siang masih berkobar. Api berkobar selama 24 jam lebih.

Menurut Kasmuin PMK Pemkab Gresik, sejak Senin malam masih berjibaku untuk memadamkan si jago merah. Namun petugas tak bisa maksimal untuk memadamkan api, karena barang yang terbakar berbahan plastik, dan biji platik .

"Selasa pagi api sempat padam sebentar, namun tiba-tiba , kembali membesar, muncul dari reruntuhan atap pabrik yang sudah runtuh," kata Kasmuin

Total ada empat bangunan gudang  sekaligus menjadi kantor yang runtuh. Untuk memudahkan pemadaman secara toral, petugas  kesulitan menyingkirkan kerangka baja dan atap yang runtuh, kecuali menggunakan alat berat .

Di pabrik tersebut juga terdapat mobil yang ikut hangus, karena terlambat dievakuasi, oleh karyawan.  Hingga kini polisi belum bisa melakukan olah TKP, karena api belum total padam. (pul)

Berita Terkait


Satu Orang Terluka Akibat Kebakaran Dari Kebocoran Tabung Regulator Gas

Ditinggal Sholat di Masjid, Rumah di Blitar Terbakar

Rumah Kost Padat Penduduk Ludes Terbakar

Ditinggal Senam, Rumah Sepasang Lansia Habis Terbakar


Kebakaran Rumah Semi Permanen, Kakek 71 Tahun Tewas Terpanggang

Status Tanggap Darurat Kebakaran Gunung Arjuno Dicabut

Angin Kencang Hambat Pemadaman Udara Kebakaran Hutan Jatim

Kebakaran Hebat Terjadi di Driyorejo, Hingga Tengah Malam Api Masih Berkobar

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber