Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Lengkapi Berkas Perkara, Polisi Gelar Rekontruksi Ulang di TKP
Senin, 18-02-2019 | 16:12 wib
Oleh : Agus Bondan
Berita Video : Lengkapi Berkas Perkara, Polisi Gelar Rekontruksi Ulang di TKP
Tulungagung pojokpitu.com, Kepolisian Resort Tulungagung kembali menggelar rekontruksi, kasus pembunuhan ibu muda yang terjadi beberapa waktu lalu. Atas permintaan jaksa, rekontruksi kali ini dilakukan di tempat kejadian perkara. Dalam rekontruksi tersebut, tersangka memerankan sebanyak 51 adegan.

Dengan mendapat pengawalan ketat petugas keamanan, rekontruksi kasus pembunuhan dengan korban Siti Umi Hanik, warga Desa Panjerrejo, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, kembali digelar kepolisian resor setempat. rekontruksi pada Senin (18/2) siang dilakukan atas permintaan jaksa, untuk melengkapi berkas perkara yang masih dinyatakan P 19.

Dalam rekontruksi tersebut, tersangka Arif Yudianto yang merupakan tetangga korban, memerankan sebanyak 51 adegan. Mulai dari mengambil linggis yang digunakan untuk menghabisi korban, bersembunyi menunggu korban keluar rumah dan memukulnya, hingga membawa kabur motor serta handphone dan dompet korban.

Andhi Subangun, Kasi Pidum Kejari Tulungagung mengatakan, pada rekontruksi yang digelar di TKP ini, ditemukan beberapa perbedaan dari rekontruksi sebelumnya yang digelar di Mapolres.

Diantaranya, tersangka memukul korban dengan linggis hingga lima kali, sementara dalam berkas sebelumnya hanya 4 kali. "Namun jaksa melihat tersangka ini diduga kuat telah melakukan pembunuhan berencana dan akan menjeratnya dengan pasal berlapis, dengan ancaman maksimal hingga hukuman mati," jelas Andhi Subangun.
 
Kasus pembunuhan yang menewaskan ibu muda ini, terjadi pada 11 Desember 2018 lalu. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh anaknya yang masih duduk dibangku sekolah dasar, didapur rumah kosong milik kakak korban, yang berada disamping rumah korban.

Berdasar hasil pemeriksaan, motif tersangka menghabisi nyawa korban karena merasa takut dan malu aibnya terbongkar, lantaran korban pernah memergoki aksi tersangka, saat hendak melakukan pencurian dirumah korban. (yos)

Berita Terkait


Lengkapi Berkas Perkara, Polisi Gelar Rekontruksi Ulang di TKP


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber