Berita Terbaru :
Warga Jember Berebut Daging Hiu Tutul Yang Mati Terdampar
Menko PMK Minta Kampus Ikut Membantu Penanganan Covid 19
Ambulance Disco Menjadi Viral, Tujuannya Agar Tak Lagi Menakutkan
Pemkab Mojokerto Gratiskan Rapid Tes Bagi Pelajar Yang Ikut SBMPTN
Pakai Motor Risma Blusukan Tegur Warga Tak Pakai Masker
Wajib, Gugus Tugas Rapid Warga di Tempat Nongkrong
Petugas Gabungan Patroli Skala Besar, Segini Hasilnya
Gugus Tugas Covid 19 Siapkan Tempat Istirahat Tenaga Kesehatan
Lagi, Dokter PPDS FK Unair Meninggal Akibat Covid 19
Bhayangkara United Ingin Melanjutkan Kompetisi Hingga Selesai
Hasil Survei: Tito Karnavian Menteri Paling Responsif di Era Pandemi
Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
Tips Agar Koneksi Internetmu Tidak Lelet
   

Kasus Pelanggaran Pemilu, Berkas Penyidikan Kades Dawuhan Dilimpahkan ke JPU
Mataraman  Sabtu, 16-02-2019 | 16:00 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Kasus dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Mariono , kepala Desa Dawuhan, telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun. Dalam kasus ini mariono terancam hukuman jeruji besi selama 1 tahun dan denda sebesar Rp 12 juta.

Tim sentra Gakkumdu dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Satreskrim Polres Madiun mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun. Kedatangan mereka dengan membawa berkas perkara kasus pelanggaran kampanye yang disangkakan kepada kepala Desa Dawuhan Kecamatan Pilangkenceng Mariono.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Madiun, Akhorin Siswanto,  mengatakan, seluruh berkas kasus perkara pemilu yang dilakukan kades dawuhan telah diserahkan ke Kejari Madiun. 

"Berkas tersebut merupakan hasil penyidikan kepolisian yang dilakukan sejak beberapa hari lalu," kata Akhorin Siswanto.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Kejari Madiun, Toto Harmiko, mengatakan, berkas perkara tindak pemilu yang dilakukan kepala Desa Dawuhan Mariono akan diteliti selama tiga hari.

"Setelah berkas dinyatakan lengkap dan proses penelitian berkas selesai baru penyerahan tersangka dan barang bukti," kata Toto Harmiko.

Atas kasus ini tersangka akan dikenai pasal 490 UU NO. 7 tahun 2017 tentang pemilu dengan ancama hukuman maksimal 1 tahun penjara dan denda Rp12 juta.

Dalam kasus ini juga tersangka tidak dilakukan penahanan,  karena ancaman hukumannya dibawah 5 tahun. Setelah penyerahan tersangka dilakukan, 5 hari setelah itu akan dilakukan pelimpahan ke Pengadilan Negeri. (yos)




Berita Terkait

Kasus Pelanggaran Pemilu, Berkas Penyidikan Kades Dawuhan Dilimpahkan ke JPU
Berita Terpopuler
Lagi, Dokter PPDS FK Unair Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  3 jam

Petugas Gabungan Patroli Skala Besar, Segini Hasilnya
Peristiwa  2 jam

18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  13 jam

Warga Jember Berebut Daging Hiu Tutul Yang Mati Terdampar
Peristiwa  4 menit



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber