Berita Terbaru :
Pemkab Gratiskan Rapid Test Santri yang Datang ke Ponpes
Pemkab Luncurkan Aplikasi Sibantu Guna Pantau Bantuan Covid-19
Ribuan Ikan Mati Mabuk di Waduk Sier
Enam Warga Korban Prona Lapor Polisi Nganjuk
Jumlah Pasien Covid 19 Yang Sembuh di Jawa Timur Makin Banyak
Tiga Karyawan PDAM Diduga Terpapar Covid 19
Warga Lumajang Masih Antri Pancarian Bantuan
Pengunjung Dibuat Tidak Saling Berpapasan di Dalam Mall
Jawa Timur Terjunkan Tim Covid 19 Hunter ke Sejumlah Daerah
Begini kata Kejaksaan Ponorogo Terkait Dugaan Korupsi PDAM
Lahir di Masa Pandemi Kelahiran Bayi Singa Putih Membawa Warna Tersendiri
Pandemi Covid-19, Penghobi Aquascape Bojonegoro Meningkat
6 Ribu Lebih Alat Rapid Test Sudah Digunakan Tracing
Mulai Minggu Depan Pelayanan Uji Kir Kembali Dibuka
Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
   

Merasa Tertipu, Pembeli Apartemen The Frontage Melapor
Hukum  Jum'at, 15-02-2019 | 13:40 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Merasa menjadi korban penipuan, pembeli Apartemen The Frontage melaporkan pengembang PT Trikarya Graha Utama. Melalui tiga kuasa hukumnya, 28 customer ini melaporkan tentang penipuan ke Sentra Kepolisian Terpadu Polda Jawa Timur.

Korban pengembang Apartemen The Frontage didampingi tiga kuasa hukumnya. Laporan itu terkait dugaan penipuan yang dilakukan pihak pengembang dari PT Trikarya Graha Utama, karena ingkar terhadap waktu pembangunan apartemen.

Pihak korban mengalami kerugian hingga Rp 14 milliar, untuk pembayaran unit apartemen. Akhirnya melayangkan somasi ke pihak pengembang. Somasi itu dilayangkan agar pihak pengembang segera mengembalikan uang yang sudah dibayarkan.

Namun hingga somasi kedua, tidak ada penjelasan dari pihak pengembang untuk mengembalikan dana pembelian. Menurut Rohman Hakim kuasa hukum korban, Apartemen The Frontage dengan konsep fasilitas mewah yang rencananya selesai pada tahun 2016, namun hingga kini tak juga terwujud.

Menurut Rohman Hakim, masih ada ratusan pembeli lain The Frontage yang menjadi korban. "Pembangunan apartemen tersebut berhenti, setelah mendapat protes keras dari DPRD Jatim, karena dibangun di atas tanah milik Pemprov Jatim," jelas Rohman Hakim. (pul)

Berita Terkait

PT. Graha Mapan Lestari Tipu 36 Pembeli Apartemen dan Kondotel

Rumah Warga Banyak Yang Retak Akibat Proyek Apartemen

Agar Stamina Kuat, Sopir Alat Berat Hisap Sabu Berulang Kali

Sepasang Kekasih Edarkan Sabu Jaringan Lapas Porong
Berita Terpopuler
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  12 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  14 jam

Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Peristiwa  13 jam

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber