Berita Terbaru :
PDIP Tunjuk Calon Kepala dan Wakil Kepala Daerah di Jawa Timur
Polisi Lakukan Penyelidikan Penyebab Ledakan PT Enero
Karena Pegawai Positif, Penutupan Dukcapil Diperpanjang
Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi Terbaring Sakit
Dapat Rekom Partai Hanura, Teno Akan Lakukan Konsolidasi Antar Partai Pengusung
Chamber Of Conference, Hindari Tatap Muka Pegawai Peradilan di Tengah Pandemi Covid 19
Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
33 Tahun Arema, Aremania Rindu Dualisme Berakhir
Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Warga Trauma Diserang Kembali, TNI Polri Dibantu Brimob Siaga
Bandar Narkoba Lapas Porong Ditembak Mati
Pelajar SMK Negeri Puspo Ciptakan Pakan Konsentrat Untuk Sapi Perah dan Kambing Dari Limbah Pertanian
Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkoba
Keturunan Gipo Kecewa Pemkot Abaikan Langgar Bersejarah
Komisi D Minta Dispendik Kota Surabaya Mengkaji Ulang Sekolah Tatap Muka
   

ODGJ di Probolinggo Ngamuk Bawa Parang dan Kapak
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 15-02-2019 | 09:04 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Mengamuk dengan membawa parang dan kapak, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Probolinggo, Jawa Timur, terpaksa ditangkap tim gabungan, Polisi, Satpol PP dan anggota TNI. Sempat terjadi perlawanan saat tim hendak menangkap yang bersangkutan.

Bahkan tembakan peringatan sempat dilakukan untuk melumpuhkan ODGJ ini. Selanjutnya pria setengah baya ini dibawa ke kantor Satpol PP setempat dan dilanjutkan ke Rumah Sakit Jiwa Lawang.

Adalah Mujiyanto (50), warga Perumahan Pakistaji Asri, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, mengamuk dengan membawa parang dan golok di depan rumahnya.

Warga yang mulai resah akhirnya memanggil anggota Kepolisian, Satpol PP dan anggota TNI setempat. Negoisasi sempat berlangsung alot, Mujiyanto yang mengidap orang dengan gangguan jiwa terus menantang siapapun yang akan melawannya.

Dalam rekaman video yang diambil warga, petugas gabungan terus berusaha mengamankan bapak dua anak ini agar tidak melukai warga. Dalam penangkapan ini, petugas sempat melakukan penembakan peringatan. Bukannya takut, Muji malah semakin beringas mangacung-acungkan senjata tajam.

Akhirnya petugas melakukan tindakan tegas dengan memukul tangan Muji menggunakan balok kayu hingga parang dan kapak yang dibawanya jatuh. Selanjutnya petugas membawa ke kantor Satpol PP setempat.

Dengan tangan terborgol, Mujiyanto tampak santai berbicara panjang lebar di depan anggota Satpol PP.

Menurut Aming Rindawati, istri Mujiyanto, suaminya mengidap gangguan jiwa sejak tahun 2012. Meski tidak melukai warga dan keluarga, namun suaminya sering kali melakukan sesuatu yang meresahkan warga.

Sementara itu, Menurut Kasi Operasi Satpol PP Kota Probolinggo, Hendra Kusuma, pihaknya terpaksa mengamanakan yang bersangkutan ke Mako Satpol PP demi keselamatan warga.

Sesuai kesepakatan keluarga, mujiyanto akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Lawang Malang. (yos)

Berita Terkait

ODGJ Ngamuk, Bacok 3 Orang Tetangga, Seorang Balita Tewas di Tempat

ODGJ di Probolinggo Ngamuk Bawa Parang dan Kapak
Berita Terpopuler
Chamber Of Conference, Hindari Tatap Muka Pegawai Peradilan di Tengah Pandemi Co...selanjutnya
Hukum  2 jam

Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Peristiwa  3 jam

Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
Pilkada  13 jam

PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Pilkada  11 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber