Berita Terbaru :
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
DPD PDIP Belum Terima Surat Rekom Terkait Pilwali Surabaya
Bawaslu Temukan Ratusan Penyelenggara Tak Netral Dalam Pilkada
Digunakan Tempat Prostitusi, Bangli Dibongkar
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Ojek Tangguh Wajib Bawa 2 Masker
DPRD Provinsi Jatim Sidak PPDB SMAN 1 Bojonegoro
Sidoarjo Kembali Berlakuan Jam Malam Untuk Tekan Tingginya Penyebaran Covid 19
Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Usai Tangani Pasien Covid 19, Puskesmas Ditutup
Jumlah Kasus Positif Korona Masih Tinggi, 3 Ruas Jalan Kembali Ditutup
Peserta UTBK SBMPTN Antri Rapid Test
   

Kades Begal Diduga Terlibat Illegal Logging
Mataraman  Kamis, 14-02-2019 | 14:21 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Polhutmob Ngawi dan Polres Ngawi, mengamankan oknum kepala desa dan anak buahnya karena diduga terlibat pencurian kayu hutan perhutani. Dari keduanya diamankan barang bukti puluhan batang kayu jati berbagai ukuran.

Aktivitas ini merupakan tindak lanjut dari penyergapan Yusuf Setyono (43) kepala Desa Begal dan Sigit Setyawan (30) asal warga Desa Jogorogo Kecamatan Jogorogo Ngawi. Keduanya disergap dan diamankan petugas gabungan pada tanggal 2 Februari 2019, saat sedang mengangkut kayu jati yang diduga berasal dari hutan perhutani.

Kasus tersebut, bermula dari banyaknya pohon jati yang hilang dari hutan milik perhutani KPH Ngawi, tepatnya di petak 26, RPH Begal. Setelah dilakukan pengintaian, petugas menyergap 2 pelaku illegal logging yang salah satunya adalah kepala desa begal.

Suswantoro, Petugas Polhutmob Ngawi menjelaskan, sebanyak 20 batang lebih kayu jati curian, dari berbagai ukuran diamankan petugas dari sejumlah lokasi, mulai dari dalam rumah kepala desa, hingga kayu yang masih di sembunyikan dalam hutan.

"Petugas juga menyita gergaji mesin yang disembunyikan di kolong tempat tidur kepala desa. Dua unit gerobak sebagai  alat pengangkut kayu berukuran besar, turut diamankan," kata Suswantoro, Petugas Polhutmob Ngawi.

Dalam pemeriksaan, Yusup Setyono mengaku, kayu jati yang dibawa saat disergap petugas, berasal dari kebun miliknya.

AKP Muh Indra Nadjib, Kasat Reskrim Polres Ngawi, mengatakan, petugas melakukan lacak balak untuk memastikan asal usul kayu jati. "Sejumlah tunggak, bekas potongan kayu jati diperiksa oleh petugas. Hingga kini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan, di kantor Satreskrim Polres Ngawi," ucap AKP Muh Indra Nadjib.

Kasus pencurian kayu hutan perhutani yang diduga melibatkan Oknum Kepala Desa Begal, kini dalam penanganan Satreskrim Polres Ngawi.

Pihak berwajib menegaskan tidak akan pandang bulu, dalam penegakan hukum. (yos)

Berita Terkait

Kepergok, Tiga Pencuri Kayu Sono Keling Diringkus Polsek Dampit

Diduga Terlibat Kasus Illegal Logging, Oknum Kades Diciduk Polisi

Kades Begal Diduga Terlibat Illegal Logging
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  17 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  16 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  14 jam

Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber