Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Sedikitnya 2600 Lahan Kritis Belum Dimanfaatkan di Jawa Timur
Senin, 11-02-2019 | 06:15 wib
Oleh : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Ribuan lahan kritis di Jawa Timur belum dimanfaatkan maksimal. sehingga terdapat Daerah Aliran Sungai (DAS) kurang optimal dan terjadi pendangkalan waduk dan bendungan yang mengakibatkan bencana seperti longsor dan banjir. Salah satunya Kabupaten Pasuruan, yang merupakan daerah rawan bencana khususnya banjir sampai saat ini belum teratasi yang disebabkan luapan air sungai.

Seperti yang diungkapakan Kepala Bidang Pengolaan Daerah Aliran Sungai dan Perhutanan Sosial Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Daryono Budi Santoso, saat menghadiri penyuluhan dan tanam pohon di hutan mliwis kawasan yayasan si hijau di Desa Cowek Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan.

"Sedikitanya sekitar 2600 lahan kritis di Jawa Timur belum dimanfaatkan, sehingga daerah aliran sungai kurang optimal dan terjadi pendangkalan waduk, bendungan yang mengakibatkan bencana seperti longsor dan banjir di sejumlah daerah di Jawa Timur," jelas Daryono Budi Santoso.

Sementara, Ketua yayasan sanggar hijau, Sugiarto, mengatakan, lahan kritis di Kabupaten Pasuruan, sedikitnya 75 hetar lahan. "Namun yang menjadi zona paling banyak lahan yang belum dimanfaatkan di daerah lereng bromo terdapat 37 hektar lahan kritis," ujar Sugiarto.

Dengan semakin banyaknya pihak yang peduli terhadap lingkungan, diharapkan akan menimalisir terjadinya bencana. Terutama longsor dan banjir saat musim penghujan saat ini. (yos)

Berita Terkait


Sedikitnya 2600 Lahan Kritis Belum Dimanfaatkan di Jawa Timur


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber