Berita Terbaru :
Pengunjung Cafe Hingga Kelompok Pemotor Terjaring Razia Jam Malam
Satgas OJK Temukan 105 Fintech Pinjaman Online Ilegal
Simulasi Wedding New Normal, Sejumlah Tradisi Dialihkan Untuk Cegah Penularan Covid-19
Matsani, Dari Supir Pribadi Menjadi Pengusaha Barbershop
Taksi Laut Tetap Eksis Sejak Tahun 1960
Pandemi Covid-19 Sejumlah Desa Area Sumber Mata Air Imbulan Alami Kekeringan
Pemerintah Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila
KAI Daop 8 Surabaya Kembali Operasikan KA Rute Surabaya-Jakarta
Jawa Timur Kembali Dapatkan Bantuan Obat Avigan
Nekat Curi Hape Dagangan, Karyawan Konter Plasa Marina Ditangkap
Cendikiawan NU Dukung Kementan Kembangkan Antivirus Eucalyptus
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Mo Salah Memang Berhati Mulia, Ini Sedekah Terbarunya setelah Liverpool Juara
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
46.334 Ribu Peserta UTBK Mulai Ujian Masuk PTN, Sempat Molor 15 Menit
   

Kasus Penganiayaan Soal Tambang Pasir Mulai Direkonstruksi
Hukum  Jum'at, 08-02-2019 | 12:04 wib
Reporter : Achmad Arif
Berita Video : Kasus Penganiayaan Soal Tambang Pasir Mulai Direkonstruksi
Lumajang pojokpitu.com, Kepolisian Resort Lumajang, akhirnya berhasil mengungkap pelaku penganiayaan seorang warga yang menyebabkan korban terluka bacok serius. Polisi langsung merekonstruksi kasus tersebut di lokasi jalan menuju Tambang Pasir, Lereng Semeru.

Meski diguyur hujan deras, proses rekonstruksi penganiayaan terhadap Matsun Hadi, warga  Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, tetap dilaksanakan. Tersangka Miskal yang datang lansung disambut tangis oleh kelurganya.

Menurut AKBP Muhammad Arsal Sahban Kapolres Lumajang, dari hasil rekonstruksi diketahui bahwa, tersangka yang merupakan Ketua Rukun Warga setempat. Miskal marah kepada korban karena dianggap menghalangi  pemilik ijin tambang yang ingin membuka blokade warga ke jalan tambang pasir. "Karena banyak bicara, pelaku langsung membacok korban dengan senjata tajam hingga terluka di bagian tangannya," kata AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Untuk sementara, aktivitas tambang pasir di Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo dihentikan. Sebab, warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro tidak menghendaki jalan desanya  dilalui armada pasir. (pul)

Berita Terkait

Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang

Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun

1,5 Jam Tertimbun Batu Tambang, 1 Pekerja Meninggal Dunia, 1 Lagi Patah Kaki

Tolak Penambangan, Puluhan Warga Keluarkan Paksa Alat Berat
Berita Terpopuler
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Peristiwa  9 jam

Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  23 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  22 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  21 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber