Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Kasus Penganiayaan Soal Tambang Pasir Mulai Direkonstruksi
Jum'at, 08-02-2019 | 12:04 wib
Oleh : Achmad Arif
Berita Video : Kasus Penganiayaan Soal Tambang Pasir Mulai Direkonstruksi
Lumajang pojokpitu.com, Kepolisian Resort Lumajang, akhirnya berhasil mengungkap pelaku penganiayaan seorang warga yang menyebabkan korban terluka bacok serius. Polisi langsung merekonstruksi kasus tersebut di lokasi jalan menuju Tambang Pasir, Lereng Semeru.

Meski diguyur hujan deras, proses rekonstruksi penganiayaan terhadap Matsun Hadi, warga  Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, tetap dilaksanakan. Tersangka Miskal yang datang lansung disambut tangis oleh kelurganya.

Menurut AKBP Muhammad Arsal Sahban Kapolres Lumajang, dari hasil rekonstruksi diketahui bahwa, tersangka yang merupakan Ketua Rukun Warga setempat. Miskal marah kepada korban karena dianggap menghalangi  pemilik ijin tambang yang ingin membuka blokade warga ke jalan tambang pasir. "Karena banyak bicara, pelaku langsung membacok korban dengan senjata tajam hingga terluka di bagian tangannya," kata AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Untuk sementara, aktivitas tambang pasir di Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo dihentikan. Sebab, warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro tidak menghendaki jalan desanya  dilalui armada pasir. (pul)

Berita Terkait


Pemprov Jatim Akan Usulkan 4 Kawasan Pertambangan Baru

Pemkab Berhak Usulkan Penutupan Tambang Nakal

Pemkab Magetan Berhak Menutup Akses Jalan Tambang Nakal

Hasil Rapat Lintas OPD, Proyek Watu Dakon Resort Terindikasi Menyimpang


Dipicu Persolan Tambang, Caleg PAN Lumajang Dianiaya

Tambang di Jalur Wisata Ini Rawan Longsor

Kasus Pungli Izin Tambang, Kasi ESDM Diadili

Kasus Penganiayaan Soal Tambang Pasir Mulai Direkonstruksi

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber