Berita Terbaru :
BBTKLPP Surabaya Prediksi Akhir Juni 2020 Menjadi Puncak Covid-19 di Jatim
BIN Bantu Pemkot Surabaya Gelar Rapid Tes Massal
Ahli Komunikasi Ini Menganggap Persoalan PCR Hanya Miskomunikasi
Rapid Test dan APD Kabaharkam Polri Digunakan di RS Bhayangkara
New Normal Akan Diterapkan Saat Tahun Ajaran Baru
Pemkot Malang Tetapkan 13 Point Untuk New Normal Life
Warga Temboro Minta Kelonggaran Akses, Sementara Pemkab Tawarkan Kampung Tangguh
Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19
Ditengah Pandemi Covid-19, Penjualan Tanah Kavling Turun Drastis
21 Pasien Covid 19 Asal Lumajang Dinyatakan Sembuh
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
Ratusan Pedagang di 3 Pasar Bojonegoro Ikut Rapid Test
   

Kasus Penganiayaan Soal Tambang Pasir Mulai Direkonstruksi
Hukum  Jum'at, 08-02-2019 | 12:04 wib
Reporter : Achmad Arif
Berita Video : Kasus Penganiayaan Soal Tambang Pasir Mulai Direkonstruksi
Lumajang pojokpitu.com, Kepolisian Resort Lumajang, akhirnya berhasil mengungkap pelaku penganiayaan seorang warga yang menyebabkan korban terluka bacok serius. Polisi langsung merekonstruksi kasus tersebut di lokasi jalan menuju Tambang Pasir, Lereng Semeru.

Meski diguyur hujan deras, proses rekonstruksi penganiayaan terhadap Matsun Hadi, warga  Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, tetap dilaksanakan. Tersangka Miskal yang datang lansung disambut tangis oleh kelurganya.

Menurut AKBP Muhammad Arsal Sahban Kapolres Lumajang, dari hasil rekonstruksi diketahui bahwa, tersangka yang merupakan Ketua Rukun Warga setempat. Miskal marah kepada korban karena dianggap menghalangi  pemilik ijin tambang yang ingin membuka blokade warga ke jalan tambang pasir. "Karena banyak bicara, pelaku langsung membacok korban dengan senjata tajam hingga terluka di bagian tangannya," kata AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Untuk sementara, aktivitas tambang pasir di Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo dihentikan. Sebab, warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro tidak menghendaki jalan desanya  dilalui armada pasir. (pul)

Berita Terkait

Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun

1,5 Jam Tertimbun Batu Tambang, 1 Pekerja Meninggal Dunia, 1 Lagi Patah Kaki

Tolak Penambangan, Puluhan Warga Keluarkan Paksa Alat Berat

Dua Tambang Sirtu Illegal Ditutup Paksa Polda Jatim
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  11 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  20 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  18 jam

Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Metropolis  9 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber