Berita Terbaru :
Cairan Desinfektan Untuk Penyemprotan Dan Bilik Sterilisasi Dipastikan Aman
Dewan Kota Surabaya Soroti Kandungan Bahan Kimia Bilik Sterilisasi yang Dibuat Pemkot
Pemkot Surabaya Akan Terapkan Karantina Wilayah Cegah Covid 19
Kondisi Terkini Penyebaran Virus Covid 19 di Kabupaten Sidoarjo
Jokowi Larang Warga Mudik ke Kampung Halaman
Bupati Banyuwangi Umumkan 1 PDP Positif Virus Corona
Empat Positif Covid-19, Petugas Gabungan Semprot Disinfektan di Wilayah Kecamatan Terdampak
Pemburu Biawak Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai
Dituntut 7 Tahun, Sekda Gresik Divonis Bebas
Pasien Positif Covid 19, Jalani Isolasi Mandiri di Rumah
Pastikan Tidak Lockdown, Targetkan Zero Covid-19
Anggota DPRD Jatim Diana Amaliyah Nilai APD di Magetan Masih Minim
Dinkes: Warga Mojopurno yang Dijemput Tim Medis BerAPD Sakit Flu Biasa
Habiskan Rp3,8 Miliar Jembatan Gempol Baru Sudah Rusak
Dari 38 Kabupaten Kota Sudah Ada 18 yang Zona Merah
   

DPRD Usulkan Pembangunan Fly Over Di Jalur Perlintasan Kereta Api
Mataraman  Kamis, 07-02-2019 | 05:14 wib
Reporter : Kriswanto
Madiun pojokpitu.com, Jalur ganda (double track) kereta api yang melintasi Kota Madiun dinilai bakal berdampak pada kondisi arus lalu lintas. DPRD Kota Madiun telah berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Nasional (Bapenas) terkait usulan pembangunan fly over.

Dua perlintasan kereta api yang menjadi titik kepadatan arus lalu lintas di Kota Madiun, yakni perlintasan Sukosari, tepatnya di Jalan Basuki Rahmat serta perlintasan Madiun Lor di Jalan Yos Sudarso. Pembangunan double track kereta api yang melintasi Kota Madiun dinilai bakal mempengaruhi arus lalu lintas. Apalagi, perlintasan Sukosari menjadi salah satu titik kemacetan saat volume kendaraan tinggi.

Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Didik Yulianto mengatakan Komisi 3 DPRD Kota Madiun telah melakukan koordinasi langsung dengan Badan Perencanaan Nasional (Bapenas) Pusat. "Tim dari Bapenas tahun ini akan melakukan survei di Kota Madiun terkait dampak pembangunan double track. DPRD telah mengusulkan untuk pembangunan fly over atau jalan layang di 2 titik perlintasan kereta api tersebut," kata Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Didik Yulianto.

Namun, jalur perlintasan Sukosari yang menghubungkan Jalan S.Parman dan Jalan Basuki Rahmat dinilai perlu perencanaan yang matang. Pasalnya, jika jalur nasional tersebut dibangun fly over, akan berdampak pada tingginya ganti rugi. Tidak hanya itu, kondisi jalur yang juga sempit dan berada di kawasan padat pemukiman.(end)

Berita Terkait

DPRD Usulkan Pembangunan Fly Over Di Jalur Perlintasan Kereta Api
Berita Terpopuler
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Akhirnya Ditahan Kejari Kabupaten Malang
Hukum  5 jam

Puluhan Peserta Kongres Demokrat Dites Corona, Begini Hasilnya
Politik  18 jam

Tulungagung Konfirmasi Kasus Positif Covid 19 Pertama
Covid-19  10 jam

Saran Misbakhun untuk Pemerintah demi Lindungi Pariwisata dari Efek Corona
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber