Berita Terbaru :
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah
Rumah Roboh Timpa Penghuni, Seluruh Perabotan Tak Terselamatkan
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Kasus Kematian Covid-19 Lampaui Persentase Global
Butuh 30 Hari MA Putuskan Bupati Jember
Timnas Belum Latihan, PSSI Berdalih Jumlah Peserta Swab Test Banyak
   

Walikota dan Gubernur Kompak Tangani Demam Berdarah
Kesehatan  Rabu, 06-02-2019 | 21:13 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Selain pengobatan, pencegahan dinilai sangat efektif untuk menekan jumlah penderita demam berdarah. Foto Farid
Probolinggo pojokpitu.com, Penderita demam berdarah pada musim penghujan seolah semakin menghawatirkan saja.

Usai serah terima jabatan, Walikota Probolinggo dan Gubernur Jawa Timur kompak menangani demam berdarah.  Penderita demam berdarah di Probolinggo Jawa Timur terus mengalami peningkatan. Sampai sejauh ini  Kota Probolinggo masih dalam level aman.
 
Data Dinas Kesehatan setempat, jumlah penderita demam berdarah di Kota Mangga ini sekitar 20 penderita yang didominasi oleh anak-anak. Level Kota Probolinggo tidak setinggi kabupaten yang mencapai 88 kasus pada bulan Januari.

Menurut Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, pihaknya serius menangani wabah demam berdarah. Hal ini disampaikan langsung di hadapan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Di siklus 3 tahunan ini, diprediksi penderita DBD bakal meningkat. Untuk itu, selain melakukan pengobatan secara cepat dan tepat, pencegahan dinilai lebih penting.

"Di program 99 hari kerja, usai serah terima jabatan, maka saya akan memfokuskan pada penanganan demam berdarah, dengan menggerakkan kerja bakti kebersihan lingkungan," kata Habib Hadi Zainal Abidin.

Sementara itu menurut Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, meminta kepala daerah di Jawa Timur lebih peka dalam melakukan penanganan demam berdarah. "Sampai saat ini 4 daerah dinyatakan KLB, Ponorogo, Bojonegoro, Kediri dan Jombang. Namun masih belum dinyatakan kejadian luar biasa," tegas Soekarwo.

Diharapkan, warga bisa menjaga kebersihan lingkungan dengan menggerakkan program 3 M, Menguras, Menutup dan Mengubur barang tidak terpakai yang bisa menampung air. (pul)

Berita Terkait

Kasus DBD Bojonegoro Capai 67 Orang, 1 Orang Meninggal Dunia.

Dinkes Ngawi Terkesan Tertutup Data Jumlah Penderita DBD

Dinkes Catat 48 Kasus DBD, 1 Pasien Meninggal Sepanjang Tahun 2020

Periode Januari-Maret Hanya 3 Penderita DBD Meninggal Dunia
Berita Terpopuler
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  6 jam

Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Peristiwa  4 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  6 jam

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi
Malang Raya  5 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber