Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Penadah Jam Tangan Mewah Harga Jutaan Rupiah Dibekuk Polisi
Rabu, 06-02-2019 | 19:04 wib
Oleh : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal berhasil membekuk seorang penadah jam tangan mewah yang sudah beroperasi bertahun-tahun lamanya. Bahkan di hadapan polisi, pelaku mengaku hanya menerima tadahan jam - jam mewah, lantaran menjanjikan harga jual yang tinggi.

Sugeng Hermanto (59) warga Bagong Ginayan,Surabaya, yang berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal lantaran aksinya menjadi penadah jam-jam tangan mewah berharga jutaan rupiah.

Penangkapan terhadap Sugeng berawal dari pengembangan kasus pembobolan kos-kosan, yang beberapa hari lalu diungkap petugas Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal, yang salah satu barang buktinya, yaitu dua jam tangan merek Casio dan DKNY.

Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Muljono mengatakan, pihaknya akhirnya berhasil membekuk pelaku, berkat pengembangan kasus pembobolan kos kosan, dengan tersangka Fachrul Ardiansyah. "Dari keterangan tersangka Fachrul, diketahui jam-jam tangan yang dicurinya itu dijual ke penadah bernama Sugeng, yang biasa membuka lapaknya di Jalan Pasar Kembang Surabaya," kata Kompol Muljono, Kapolsek Sukomanunggal.

Sementara itu, di hadapan polisi, Sugeng mengaku biasa membeli jam-jam tangan mewah yang tak jelas asal-usulnya. Dua jam tangan yang dicuri tersangka Fachrul itu seharga Rp 170 ribu rupiah. Padahal di pasaran jam tangan merk Casio maupun DKNY masih seharga jutaan rupiah.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Sugeng dijerat pasal 480 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana selama lamanya empat tahun penjara.(end)





Berita Terkait


Penadah Jam Tangan Mewah Harga Jutaan Rupiah Dibekuk Polisi


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber