Berita Terbaru :
Ditetapkan Sebagai Paslon Dalam Pilkada 2020, Ketua DPRD Kabupaten Malang Diberhentikan
Gus Miftah, MA-Mujiaman Pemimpin Yang Bagus Untuk Dipilih
Ratusan Prajurit TNI Latihan Terjun di Kawasan Persawahan
Kuasa Hukum Zaenal Abidin Minta Majelis Hakim Obyektif
Usai Ikut Undian Nomor Urut, Eri-Armuji Langsung Menyapa Warga
Pasca Ambil Nomer, Machfud-Mujiaman Ziarah Makam Sawunggaling, Sapa Warga Surat Ijo dan Warga Bumiarjo
Ambil Cuti Wakil Bupati Gresik Gelar Apel Perpisahan
KPU Terbitkan PKPU Nomor 13 Larangan Kampaye Terbuka
KPU Sidoarjo Tidak Mengikutkan Kelana-Dwi Astutik Dalam Pengundian Nomer Urut
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni : Angka 2 Simbol Damai, MA-Mujiaman Solusi Bagi Surabaya
Besok Setiap Paslon Harus Menyerahkan Laporan Dana Awal Kampanye
Pasangan Calon Bupati Achmad Muhdlor Ali-Subandi Mendapatkan Nomer Urut 2
BPN Surabaya II Sosialisasikan Program Trijuang
2 Residivis Pelaku Pembobol Brankas Berisi Uang Puluhan Juta Diringkus
BHS-Taufikuqulbar Mendapat Nomer 1
   

Berkah Imlek, Penjual Burung Peking Kebanjiran Pembeli
Rehat  Rabu, 06-02-2019 | 12:32 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Satu pedagang dalam sehari mampu menjual hingga 5 ribu burung. Burung-burung ini dibeli umat Tridharma untuk dilepaskan kembali ke alam liar sebagai tolak balak. Foto Khusni
Tuban pojokpitu.com, Perayaan tahun baru imlek ke 2570 tahun, Di Klenteng Kwan Sing Bio Kabupaten Tuban, membawa berkah tersendiri bagi para pedagang burung. Para penjual burung kebanjiran pembeli.

Sejak pergatian tahun baru Cina kemarin, mereka sudah menunggu di depan pintu masuk klentheng terbesar se Asia Tenggara. Untuk melayani para jemaat yang ingin membeli burung.

Umat Tridharma meyakini, jika pada tiap perayaan tahun baru imlek, shio yang bertolak belakang dengan shio tahun imlek akan disebut jiong. Sehingga shio yang jiong harus melakukan ciswak, atau ritual tolak balak.

Ritual tolak balak untuk membuang sial atau marabahaya. Baik untuk diri sendiri maupun keluarga. Salah satunya dengan melepas burung ke alam liar. Menurut Yayuk, Umat Tridarma Dari Semarang, melepaskan burung ini juga akan membawa berkah serta keselamatan dan mendatangkan rejeki.

Pada perayaaan imlek ini, penjualan burung meningkat drastis. Joko salah satu pedagang mengaku, sejak dua hari menjelang imlek mampu menjual burung hingga 5 ribu ekor per hari. Sedangkan pada hari-hari sembahyang biasa, hanya laku terjual antara 100 ekor saja.

Sementara itu, meskipun libur imlek telah usai, Klentheng Kwan Sing Bio Tuban masih ramai pengunjung. Mereka datang dari berbagai daerah ini, untuk sembahyang juga berwisata di klentheng yang mempunyai patung Dewa Kwan Sing Tee Koen, dengan tinggi lebih 30 meter tersebut. (pul)

Berita Terkait

Cap Goh Meh, Menjadi Ajang Menjaga Kerukunan dan Toleransi

Tahun Tikus Logam, Ini Arah Fengsui untuk Keberuntungan

Libur Imlek Bongkar Muat di Pelabuhan Rakyat Gresik Sepi

Imlek, Tradisi Unjung - Unjung di Kampung Pecinan Kapasan Dalam
Berita Terpopuler
GMNI Malang Desak Pemerintah Daerah Perhatikan Kesejahteraan Petani
Malang Raya  8 jam

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Popok Bayi Ludes Terbakar
Malang Raya  6 jam

Terdampak Kekeringan, Warga Harus Ambil Air di Tengah Hutan
Peristiwa  11 jam

Nikmatnya Kuliner Legendaris Sate dan Becek Menthok
Icip - Icip  13 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber