Berita Terbaru :
Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Dampak Covid 19
BKD Jatim Angkat Bicara Terkait Pelantikan Kepala Sekolah
Ratusan Petugas Check Point Penyekatan Ikut Rapid Test
Pemprov Jatim Kembangkan Terapi Plasma Untuk Pasien Covid 19 Dengan Gejala Berat
Terdapat 7 Pasien Gangguan Jiwa RSJ Menur Terpapar Covid 19
Terdapat 130 Kasus Anak Positif Covid 19 di Jatim
Polres Malang Kembali Membuat Kampung Tangguh di Kawasan Kepanjen
Jelang New Normal, Penjual Masker Raup Omset Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Uji Coba New Normal, Tempat Layanan Publik Dan Pariwisata Jadi Sasaran
Kesiapan PT KAI Daop IX Jember Sambut Normal Baru
New Normal, Pemohon SIM Meningkat
Dispendukcapil Segera Jemput Bola Rekam KTP Pemilih Pemula
Telegram Kembangkan Fitur Reaksi Pesan
Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
   

Juru Parkir Pemain Kepala Barongsai Mendapat Berkah di Tahun Baru Imlek
Metropolis  Selasa, 05-02-2019 | 14:54 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Perayaan tahun baru imlek tak hanya menjadi berkah bagi warga keturunan saja, namun juga bagi seorang pemuda juru parkir di Sidoarjo, Jawa Timur. Kepiawaiannya memainkan kepala barongsai bersama 12 temannya, menuai berkah tersendiri bagi pemuda ini di setiap hari tahun baru imlek.

Dia adalag Muhammad Fariz Susanto, seorang pemuda warga Desa Bluru Kidul yang sehari-harinya menjadi juru parkir di kawasan Polresta Sidoarjo Jawa Timur. Melayani dan mengatur kendaraan milik warga, adalah pekerjaan yang telah dilakoninya selama lebih dari 5 tahun.

Namun siapa sangka, pemuda juru parkir ini juga seorang pemain barongsai bersama ke 12 teman-temannya dan turut menikmati berkah di setiap hari tahun baru imlek.

Ditahun baru imlek kali ini, Fariz sebagai pemegang kepala barongsai dapat bermain sehari 3 kali di 3 tempat berbeda sekaligus sejak akhir tahun 2018 kemarin.

Tak hanya menerima honor dari sebagai pemain barongsai saja, namun juga menerima angpao tersendiri dari para warga yang menonton pertunjukannya.

Fariz mengaku, telah belajar menjadi pemain barongsai sejak 10 tahun lalu. Berawal dari seringnya melihat pertunjukan barongsai di Klenteng yang dekat dari rumahnya.

Tak hanya mendapatkan berkah di saat perayaan tahun baru imlek, dirinya pun pernah menjadi juara di perlombaan barongsai tingkat nasional di Semarang 2 tahun lalu.

Dengan bermain barongsai Fariz ingin menyampaikan pesan kepada warga yang melihat pertunjukannya, bahwa barongsai saat ini tidak hanya milik suatu golongan saja.

"Barongsai juga sebuah olahraga dan kesenian yang dapat dinikmati dan dimainkan oleh semua warga," kata Fariz.

Berita Terkait

Cap Goh Meh, Menjadi Ajang Menjaga Kerukunan dan Toleransi

Tahun Tikus Logam, Ini Arah Fengsui untuk Keberuntungan

Libur Imlek Bongkar Muat di Pelabuhan Rakyat Gresik Sepi

Imlek, Tradisi Unjung - Unjung di Kampung Pecinan Kapasan Dalam
Berita Terpopuler
Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  12 jam

Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
Sepak Bola  11 jam

Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam

Telegram Kembangkan Fitur Reaksi Pesan
Teknologi  9 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber