Berita Terbaru :
Surabaya Aero Club, Comunitas Penghobi Pesawat Siap Beraksi di Jatim
Harapan Penemuan Obat Covid-19 Ada di Lamongan
Regrouping SD, Bangunan Tak Terpakai Dikembali ke Aset
Miliki Nilai Ekonomi Tinggi, Puluhan Hektar Pisang Raja Kresek Dibudi Daya
Panen Raya Hasil Perikanan Blitar, Cukupi Pangan Dimusim Pandemi
Wujudkan Ketahanan Pangan Dengan Manfaatkan Bozem Untuk Budidaya
Penyelenggara Pemilu, Komisioner, PPK PPS dan PPDP Wajib Rapidtes
Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan di Kantor BKPP
ASN Dispenduk Capil Kembali Dirapid Test
Tentukan 1 Zulhijjah, Kemenag Jadwalkan Pelaksanaan Ruqyatul Hilal
Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Tahapan Pilkada Serentak, KPU Pacitan Gelar Rapid Test Massal
   

Pabrik Kopi di Sidoarjo Didemo Warga
Peristiwa  Senin, 04-02-2019 | 17:58 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Puluhan warga Desa Panjunan Kecamatan Sukodono Sidoarjo melakukan aksi unjuk rasa di depan perusahaan grup dari PT Santos Jaya Abadi. Mereka meminta pihak perusahaan untuk menerima pekerja dari warga Desa Panjunan sesuai dengan kuota yang disepakati, yakni 50 persen dari total karyawan.

Aksi unjuk rasa ini berada tepat di pintu masuk perusahaan PT Santos Premium Krimer (SPK) perusahaan dari grup PT Santos Jaya Abadi. Akibatnya, membuat arus keluar masuk kendaraan menjadi terhambat .
 
Mereka meminta kepada pihak perusahaan agar memberikan kuota khusus sebesar 50 persen kepada warga Desa Panjunan agar bisa dipekerjakan di perusahaan milik grup PT Santos Jaya Abadi.

"Kami sudah melakukan mediasi sebanyak tiga kali dengan pihak perusahaan, namun belum ada titik temu antara tuntutan warga dengan kebijakan dari perusahaan," tutur Khoirul, korlap aksi.

Karena belum ada kesepakatan, akhirnya warga menutup saluran pembuangan limbah perusahaan yang berada di saluran irigasi Desa Panjunan, dengan menggunakan berbagai material.

Sementara itu, pihak perusahan menegaskan semua perekrutan pekerja yang dilakukan di perusahaan ini, sesuai dengan prosedural ketenagakerjaan. "Kalaupun ada warga Desa Panjunan yang ingin bekerja di perusahaan ini, pihak managemen mempersilahkan agar mengirimkan surat lamaran pekerjaan," kata Bramantya, HRD PT Santos Premium Krimer.

Asalkan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan perusahaan, mereka bisa dipastikan akan diterima karena pihak manajemen justru menginginkan karyawan yang berda di sekitar perusaaan agar koordinasinya bisa lebih mudah, tambah Bramantyo.(end)



Berita Terkait

Rusak Sumber Air, Warga Minta Tambak Udang Ilegal Ditutup

Puluhan Warga Demo Kanwil Ditjen Bea Cukai Jatim di Juanda

Protes Pernyataan Kepala Kabadan PNP2 PMI, Puluhan PJTKI Aksi Bakar Poster

Warga Sidoarjo Menolak Huniannya Dijadikan Akses Masuk Perumahan Baru
Berita Terpopuler
Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam

Tahapan Pilkada Serentak, KPU Pacitan Gelar Rapid Test Massal
Kesehatan  11 jam

ASN Dispenduk Capil Kembali Dirapid Test
Malang Raya  8 jam

Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan di Kantor BKPP
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber