Berita Terbaru :
Penyeberangan ke Pulau Gili Sepi, Ini Penyebabnya
Pasien Rawat Jalan Kemotologi di RSUD dr Soetomo Menghilang Sejak Wabah Covid
Pelaku UMKM Jombang Dorong Pemerintah Segera Terapkan New Normal
PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas
Mobil PCR Dioperasikan Untuk Luar Daerah, Risma Mengamuk
Dua Penyuap Mantan Bupati Sidoarjo Divonis 20 Bulan
Pulang Melaut, Pencari Kupang Hilang Terseret Banjir
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Karena Gelapkan Mobil
Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan Desa
Balon Udara Berukuran Besar Nyangkut di Kabel Telkom Ponorogo
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
   

Mahasiswa PMII Tuntut Sekda Diduga Terlibat Korupsi Dicobot
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 04-02-2019 | 16:40 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Kericuhan terjadi antar puluhan massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dengan petugas kepolisian di depan kantor Pemkab Situbondo.

Bentrok terjadi setelah puluhan mahasiswa PMII menggelar aksi turun jalan dugaan korupsi dana bagi hasil cukai dan tembakau tahun 2015. Aksi baku hantam diduga lantaran ada seorang oknum yang dianggap profokator, akibatnya kericuhan terjadi disepanjang jalan.

Kericuhan bermula saat terjadi aksi dorong di depan kantor Pemkab Situbondo, antara puluhan massa PMII dengan kepolisian setempat. Meski petugas kepolisian Polres Situbondo hendak meredam, namun aksi dorong tersebut terus menambah emosi para pendemo hingga nyaris bentrok.

Kericuhan kembali pecah di tengah jalan raya depan kantor Pemkab Situbondo, seorang pemuda yang diduga provokator menjadi pemicu mahasiswa PMII Situbondo kembali anarkis. Beruntung puluhan polisi dengan sigap berhasil meredam aksi pendemo tersebut.

Sebelumnya puluhan pendemo menggelar aksi damai terkait dugaan korupsi DBHCT. Dalam tuntutannya, dugaan korupsi dana bagi hasil cukai dan tembakau tahun 2015 lalu telah menjerat dua pejabat asn dan dua kontraktor.

Jufaldi, kordinator demo, mengatakan, dalam fakta persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya beberapa waktu lalu. Terdakwa Kusnin mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi pernah menyerahkan uang sebesar Rp 150 juta kepada seorang pria perinisial AG di ruang kerja Seketaris Daerah Situbondo, Saifullah.

Sehingga majelis hakim memerintahkan kepada jaksa penuntut umum, untuk mengagendakan memeriksa sekda dan pria berinisial AG.

Puluhan mahasiswa PMII tak hanya membentangkan poster di depan kantor pemkab situbondo. Dalam orasinya, mereka meminta sekda untuk dicopot dari jabatannya. (yos)



Berita Terkait

Mahasiswa Sumenep Tuntut Tambak Udang Segera Ditindak

Ratusan Mahasiswa PMII Gelar Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS

Ratusan Mahasiswa Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Marak Calo SIM, Mahasiswa Demo Polres Tuban
Berita Terpopuler
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  9 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  12 jam

Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
Metropolis  7 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  15 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber