Berita Terbaru :
Pemerintah Akan Buka 9 Sektor Ekonomi Dampak Covid 19
Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Begini Persiapan New Normal Pendidikan di Kabupaten Kediri
Pamakaman Pasien PDP Corona di Lereng Bukit Bentar
Buka Tutup, Al Akbar Surabaya Kembali Gelar Sholat Jumat
Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Ratusan Orang Ikut Rapid Tes di GOR Sidoarjo
5 Orang Kontak Erat Dengan Sekeluarga Meninggal Dunia Telah Dikarantina
Rapid Test Massal, 52 Warga Reaktif Langsung Dibawa ke Hotel
Gema Sholawat Iringi Kepulangan Pasien Covid-19 Sembuh
Dimasa Pandemi Covid 19 Jumlah Laka Turun Drastis
Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
Saling Ejek, Dua Kakek Terlibat Duel, Satu Tewas Dibacok
Menuju New Normal , 12 Pasien Covid-19 Sembuh
   

Mahasiswa PMII Tuntut Sekda Diduga Terlibat Korupsi Dicobot
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 04-02-2019 | 16:40 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Kericuhan terjadi antar puluhan massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dengan petugas kepolisian di depan kantor Pemkab Situbondo.

Bentrok terjadi setelah puluhan mahasiswa PMII menggelar aksi turun jalan dugaan korupsi dana bagi hasil cukai dan tembakau tahun 2015. Aksi baku hantam diduga lantaran ada seorang oknum yang dianggap profokator, akibatnya kericuhan terjadi disepanjang jalan.

Kericuhan bermula saat terjadi aksi dorong di depan kantor Pemkab Situbondo, antara puluhan massa PMII dengan kepolisian setempat. Meski petugas kepolisian Polres Situbondo hendak meredam, namun aksi dorong tersebut terus menambah emosi para pendemo hingga nyaris bentrok.

Kericuhan kembali pecah di tengah jalan raya depan kantor Pemkab Situbondo, seorang pemuda yang diduga provokator menjadi pemicu mahasiswa PMII Situbondo kembali anarkis. Beruntung puluhan polisi dengan sigap berhasil meredam aksi pendemo tersebut.

Sebelumnya puluhan pendemo menggelar aksi damai terkait dugaan korupsi DBHCT. Dalam tuntutannya, dugaan korupsi dana bagi hasil cukai dan tembakau tahun 2015 lalu telah menjerat dua pejabat asn dan dua kontraktor.

Jufaldi, kordinator demo, mengatakan, dalam fakta persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya beberapa waktu lalu. Terdakwa Kusnin mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi pernah menyerahkan uang sebesar Rp 150 juta kepada seorang pria perinisial AG di ruang kerja Seketaris Daerah Situbondo, Saifullah.

Sehingga majelis hakim memerintahkan kepada jaksa penuntut umum, untuk mengagendakan memeriksa sekda dan pria berinisial AG.

Puluhan mahasiswa PMII tak hanya membentangkan poster di depan kantor pemkab situbondo. Dalam orasinya, mereka meminta sekda untuk dicopot dari jabatannya. (yos)



Berita Terkait

Mahasiswa Sumenep Tuntut Tambak Udang Segera Ditindak

Ratusan Mahasiswa PMII Gelar Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS

Ratusan Mahasiswa Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Marak Calo SIM, Mahasiswa Demo Polres Tuban
Berita Terpopuler
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Peristiwa  7 jam

Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Metropolis  57 menit

Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Metropolis  2 jam

Pamakaman Pasien PDP Corona di Lereng Bukit Bentar
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber