Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Untuk memeriahkan tahun baru imlek di Kampung Pecinan Surabaya, Klenteng Hok An Kiong, sebagai klenteng tertua turut berhias dengan lampion. Selain untuk memeriahkan imlek di setiap tahunnya, pemasangan lampion juga di lakukan di halaman klenteng. Foto Ainul Khilmiah
Klenteng Tertua Surabaya Sudah Pasang Lampion
Senin, 04-02-2019 | 11:14 wib
Oleh : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Keberadaan kampung pecinan khususnya di Jalan Karet, Surabaya, tentu tak terlepas dari klenteng tertua di Kota Surabaya. Yaitu Klenteng Hok An Kiong, atau yang kini lebih dikenal sebagai Klenteng Sukaloka.

Klenteng yang terletak di terdekat jalan karet atau tepatnya jalan Coklat ini mulai berhias dengan lampion-lampion cantik. Tak hanya sendiri, pemasangan lampion turut dibantu beberapa pemerhati sejarah dari Forum Begandring Surabaya pada Minggu (3/2).

Menariknya, tahun ini pemasangan lampion tidak hanya dilakukan di dalam klenteng saja. Namun juga di halaman klenteng. Hal ini dilakukan, untuk memeriahkan tahun baru imlek, juga turut mendukung dan mempromosikan kampung pecinan di Jalan Karet, yang sedang dalam proses revitalisasi.

Menurut Siswanto anggota Forum Begandring Surabaya, bentuk dukungan yang dilakukan secara bertahap. Diharapkan, keberadaan kampung pecinan di Jalan Karet pasca revitalisasi tidak hanya memperindah bangunan secara fisik saja. Namun juga mampu menghidupkan kebudayaan pecinan yang ada. "Ini juga merupakan salah satu kekayaan Kota Surabaya yang sangat banyak budaya, ada Budaya Arab, Melayu, Jawa, Madura dan Tionghoa. Kekayaan Kota Surabaya tempo dulu akan kita munculkan lagi di dalam revitalisasi yang tujuan akhir menjadi salah satu objek wisata kota tua, sehingga tidak hanya secara fisik," kata  Siswanto. 

Namun jika dilanda hujan deras, di sebagian jalan coklat, termasuk di depan Klenteng Hok An Kiong, muncul genangan air. Bahkan tidak kunjung surut hingga beberap hari.

Menurut Ida Trilaksanawati Pengurus Klenteng Hok An Kiong, berharap agar saluran air di Jalan Coklat dibenahi. Sehingga tidak mengganggu saat ada tamu, khususnya di tahun baru imlek besok. Apalagi, jalan karet yang akan dijadikan sebagai wisata Kota Tua Kampung Pecinan yang tentu tak terlepas dari keberadaan klenteng tertua di Surabaya ini. "sangat mengganggu, kalau ada tamu juga kasian jika ada genangan air. Biasanya cepet surut, tapi kali ini kok sejak kemarin belum berkurang," kata Ida Trilaksanawati. (pul)

Berita Terkait


Tepat Tengah Malam, Warga Padati Klenteng Tertua di Surabaya

Klenteng Tertua Surabaya Sudah Pasang Lampion

Ribuan Umat Klenteng Se Indonesia Doakan Korban Gempa

Ratusan Klenteng se Indonesia Ikut Kirab Budaya


Jelang Imlek, Patung Babi Sambut Pengunjung Klenteng Tuban

Jelang Imlek, Umat Tionghwa Bersihkan Patung Dewa di Klenteng

Ritual Ganti Pakaian Dewa Mak Co di Klenteng Tjoe Tik Kiong

Jelang Imlek, Klenteng Kwan Sing Bio Tuban Mulai Berhias

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber