Berita Terbaru :
Ada 1646 Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Gagal Berangkat
Aniaya Sopir, Petugas Amankan Belasan Anak Punk
Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Tak Pakai Masker, Sejumlah Pemuda Dihukum Hafalkan Pancasila
Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Sebanyak 12 Warga Desa Giripurno Positif Covid-19
Komplotan Begal Belasan TKP Ditangkap, Rata-Rata Pelaku Masih di Bawah Umur
Kasus Positif Covid di Jatim, Sebanyak 1,75 Persen Pasien Balita
Ada Satu Peserta Pelantikan Kepala Sekolah dan Petugas Pengawas Meninggal Dari Mojokerto
Pemerintah Putuskan Ibadah Haji Tahun Ini Batal
Pemerintah Belum Buka Fasilitas Belajar Mengajar Juli Ini
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo Temukan Cluster Baru Kecamatan Taman Sidoarjo
Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Sembuh Dari Covid 19
Eka Eki
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
   

Warga Mediasi Tuntut Penghentian Pembangunan Pabrik Semen
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 31-01-2019 | 22:22 wib
Reporter : Felli Kosasi
Warga protes pada pihak perusahaan dan berharap dihentikan pada malam hari karena menggangu kenyamanan. Foto Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Aktifitas pekerjaan pembangunan pabrik semen yang dikelolah management PT Imasco Asiatic yang berada di Kecamatan Puger Jember, dikeluhkan warga.

Pemerintah Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan Jember, melakukan mediasi dengan   management PT Imasco Asiatic selaku pengelolah pembangunan pabrik semen. Mediasi dimulai sejak malam hingga dini hari membahas tuntutan warga yang rumahnya berdekatan langsung dengan proyek pembangunan pabrik semen tersebut yang bekerja selama 24 jam. Sehingga pekerjaan di malam hari di anggap warga sekitar sangat menggangu kenyamanan dan ketrentaman lingkungan, karena suara keras yang di timbulkan aktifitas pengeboran .

Warga meminta kepada perusahaan pabrik semen untuk menghentikan pekerjaan di malam hari. Karena warga merasa tergangu .

Namun mediasi yang dilakukan ternyata tak membuahkan kesepakatan. Sehingga warga langsung membubarkan acara dengan sangat kecewa.

Menurut Sukari warga setempat, tetap menolak pekerjaan di malam hari. Jika tidak dihiraukan pihak perusahan, maka akan melakukan unjuk rasa.
 
Sementara itu pihak perusahaan pabrik semen yang dikelolah PT Imasco Asiatic belum bisa dimintai keterangan mengenai tuntutan warga ini. (pul)

Berita Terkait

Warga Mediasi Tuntut Penghentian Pembangunan Pabrik Semen

Tolak Pembangunan Pabrik Semen, Petani Cor Kaki di Depan Istana

Tolak Pembangunan Pabrik Semen, Petani Cor Kaki di Depan Istana
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  4 jam

Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Covid-19  56 menit

Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Peristiwa  31 menit

Kapolres Malang Siapkan 1.295 Personil Untuk New Nomral Life
Malang Raya  15 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber