Berita Terbaru :
Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
   

Gubernur Mengaku Belum Dapat Laporan Adanya ASN Terlibat Prostitusi
Metropolis  Rabu, 30-01-2019 | 18:16 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Terkait adanya dugaan ASN Pemprov Jatim yang terlibat prostitusi online terus merebak. Gubernur Jawa Timur juga angkat bicara terkait adanya isu tersebut, namun sampai saat ini belum adanya laporan mengenai adanya ASN yang terlibat prostitusi.

Adanya isu seorang ASN di Pemprov Jatim yang terlibat prostitusi online di tanggapi oleh Gubernur Jawa Timur siang tadi. Gubernur mengaku sampai saat ini belum ada laporan ke Pemprov Jatim terkait perihal tersebut.

"Hukum itu harus berdasarkan dari fakta. Bila cuma isu tidak bisa dijadikan dasar," kata Gubernur H. Sukarwo usai melantik Bupati Sampang dan Walikota Probolinggo di Kantor Grahadi Surabaya.

Sementara itu, Kepala BKD Jawa Timur juga sempat melakukan investigasi mengenai adanya isu seorang ASN di Pemprov yang terlibat prostitusi tersebut. Sementara Polda Jatim membantah terkait isu tersebut.

"Tidak ada prostitusi ASN, sehingga investigasi dihentikan," tutur Anom Surahno, Kepala BKD Jatim.

Seperti diketahui beberapa hari lalu, muncul adanya isu seorang ASN di Pemprov yang bekerja di institusi kesehatan yang terlibat prostitusi online.(end)

Berita Terkait

Gubernur Mengaku Belum Dapat Laporan Adanya ASN Terlibat Prostitusi
Berita Terpopuler
Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  4 jam

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber