Berita Terbaru :
Penasehat Tersangka OTT Ingin Kejaksaan Bogkar Pungli Benih Jagung
Warga Temukan Situs Sejarah Saat Hendak Tanam Pisang
Hasil Penyidikan, Praktek Dukun Cabul Bertarif Rp 300 Ribu
Musim Kemarau, Permintaan Pembuatan Sumur Meningkat
Satlantas Polres Tuban, Gelar Operasi di Pasar Tradisonal
PBVSI Mastekno Proliga Ke 20 Akan Digelar Lebih Cepat
Hari Ini di Lamongan Empat Pasien Covid 19 Meninggal Dunia
Peringatan HUT RI ke 75, Banyak Diskon Tiket Kereta Api
Mulan Tayang Bukan di Bioskop, Streaming Eksklusif di Disney
Tidak Sekedar Ulang Tahun, Begini Agenda Cia Tanggal 17 Agustus Nanti
Keluarga Suspek Covid 19 Gagal Jemput Paksa Jenazah
Semangat, Kakak-Adik Berkebutuhan Khusus Ini Belajar Sambil Kerja Tambal Ban
Ancang-Ancang Hadapi Resesi, Pengusaha: Tetap Harus Investasi
Pemkab Sidoarjo Akan Memberlakukan Belajar Tatap Muka Dengan Protokol Kesehatan Ketat
Tidak Ingin Menabah Beban Orang Tua, Puluhan Siswa Belajar di Posko Polisi
   

Jelang Perayaan Imlek, Pedagang Pernik Imlek Mengaku Untung Besar
Life Style  Minggu, 27-01-2019 | 16:04 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Kurang dari dua pekan perayaan Imlek, sejumlah warga Surabaya yang merayakan, mulai berburu pernak - pernik yang identik dengan warna merah. Dari sekian banyak aksesoris imlek, baju, amplop angpao hingga lampu lampion, masih menjadi buruan favorit warga keturunan China.

Perayaan Imlek baru diperingati pada 5 Februari mendatang, namun sejumlah warga China yang merayakan, sudah mulai banyak berburu pernik Imlek. Salah satunya, di Pasar Atom Surabaya. Di pasar perbelanjaan legendaris ini, setiap tahunnya selalu menjadi jujukan warga untuk mendapatkan barang aksesoris keperluan Imlek. 

Di pasar ini juga, banyak toko yang menjual pernak - pernik barang yang identik dengan warna merah, seperti toko milik Salim, yang selalu ramai diserbu warga Tionghoa disaat menjelang perayaan Imlek tiba. 

Beragam aksesoris Imlek dijual di tempat ini dan kebanyakan bermotif gambar babi, mulai baju, lampion, amplop angpao, hingga patung kucing berwarna emas dan pernik Imlek lainnya. "Tahun ini, perayaan Imlek diperingati sebagai tahun babi tanah. Dari beberapa pernik Imlek yang dijual, seperti baju, amplop dan lampoin masih menjadi favorit warga," ujar Salim, penjual pernik Imlek.

Sementara, Tea, warga keturunan China asal Surabaya, mengaku berburu pernik Imlek merupakan hal yang wajib, dan setiap tahunnya selalu menyempatkan datang ketempat ini untuk membeli perlengkapan Imlek.

Dengan datangnya perayaan Imlek, bagi para pedagang menjadi berkah tersendiri, karena barang jualannya laris dibeli warga dan mengalami untung dibanding hari biasanya.(end)



Berita Terkait

Cap Goh Meh, Menjadi Ajang Menjaga Kerukunan dan Toleransi

Tahun Tikus Logam, Ini Arah Fengsui untuk Keberuntungan

Libur Imlek Bongkar Muat di Pelabuhan Rakyat Gresik Sepi

Imlek, Tradisi Unjung - Unjung di Kampung Pecinan Kapasan Dalam
Berita Terpopuler
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Peristiwa  13 jam

Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
Politik  16 jam

Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Ekonomi Dan Bisnis  14 jam

Berawal Ketangkap Mencuri Ponsel Disebuah Salon, Ternyata Pelaku Juga Seorang Cu...selanjutnya
Malang Raya  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber