Berita Terbaru :
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
DPD PDIP Belum Terima Surat Rekom Terkait Pilwali Surabaya
Bawaslu Temukan Ratusan Penyelenggara Tak Netral Dalam Pilkada
Digunakan Tempat Prostitusi, Bangli Dibongkar
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Ojek Tangguh Wajib Bawa 2 Masker
DPRD Provinsi Jatim Sidak PPDB SMAN 1 Bojonegoro
Sidoarjo Kembali Berlakuan Jam Malam Untuk Tekan Tingginya Penyebaran Covid 19
Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Usai Tangani Pasien Covid 19, Puskesmas Ditutup
   

Duh, Disini Ada Ibu Hamil Terdeteki Virus HIV
Kesehatan  Sabtu, 26-01-2019 | 22:23 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Beny Kurniawan
Hendik Suprianto Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kediri,
Kediri pojokpitu.com, Dalam rentang waktu 2 tahun terakhir ini, Dinas Kesehatan Kota Kediri menemukan 10 ibu hamil terdeteksi positif virus HIV. Dari 10 ibu hamil, bayi yang ada di dalam kandungan dinyatakan tidak tertular virus mematikan tersebut.

Menurut Hendik Suprianto Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kediri, pihaknya telah melakukan upaya pendampingan secara maksimal kepada 10 ibu hamil tersebut. Agar mau diajak berkordinasi untuk diberikan pengobatan.

"Hasil test negatif ini diketahui setelah kami mengirimkan sampel darah ke 10 bayi dari ibu yang terjangkit HIV," jelas Hendrik.

Penularan virus HIV pada bayi saat dalam kandungan dapat dibendung, jika sang ibu secara intensif mengkonsumi obat Anti Retro Viral (ARV).

Obat ARV memiliki fungsi menekan pekembangan virus di dalam tubuh penderita. "Kami berharap Program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke anak dapat terus berjalan, sehingga tidak ada lagi bayi yang tertular," kata Hendik Suprianto.
Program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak, sudah diterapkan di sejumlah Puskesmas di Kota Kediri. Dimana setiap ibu hamil wajib ditest HIV. Tujuannya apabila dalam test tersebut diketahui positif, maka yang bersangkutan secepatnya harus mendapatkan pendampingan.

Dinas Kesehatan Kota Kediri mencatat jumlah penderita HIV/AIDS sejak tahun 2003 hingga 2018 terakumulasi sebanyak 1.300. Sementara untuk tahun 2018 hingga bulan Desember tercatat 210 lebih. (pul)

Berita Terkait

Jumlah Penderita HIV/Aids Meningkat Capai 1.521 Orang di Nganjuk

5 Bulan Jumlah Penderita HIV/AIDS di Madiun Mencapai 26 Orang

Kampanye Bahaya HIV Aids dan Aksi Perihatin Pedofil Oleh Pemuda Dengan Seni

Penderita HIV-Aids Kabupaten Bojonegoro Capai 1.160 Orang
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  17 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  16 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  14 jam

Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber