Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Romy: 140 Ribu Akun Disiapkan Untuk Serangan Hoax
Sabtu, 26-01-2019 | 20:10 wib
Oleh : M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Dewan Penasehat Tim Kampanye Nasional Jokowi-MaRuf, Romahurmuziy, menganggap hoax yang disebarkan untuk menyerang Capres Cawapres Jokowi MaRuf Amin, sudah sangat massif menjelang Pilpres.

Hal tersebut disampaikan Romahurmuziy, saat menjadi pembicara dalam Halaqah Alim Ulama Di Magetan. Dalam pertemuan bertema "Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Melawan Hoax dan Fitnah", Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ini, mengajak para ulama dan kyai kampung untuk tidak termakan hoax dan fitnah.

Karena jelang Pilpres ini, hoax dan fitnah yang ditujukan ke Jokowi-MaRuf semakin massif, bertubi-tubi, berulang-ulang, menggunakan semua media sosial, baik facebook, twitter, atau grup whatsapp. "Bahkan masih ada 140 ribu akun yang akan disiapkan untuk disebar menjadi hoax, dan diproduksi dengan isu-isu spesifik," jelas Romy.

Pihaknya bersama partai pengusung Jokowi-MaRuf terus turun ke bawah untuk meluruskan hoax yang sudah dilakukan massif sejak 2014 lalu.

Menurut Gus Romy, tidak hanya menjatuhkan salah satu paslon Capres Cawapres, hoax dan fitnah, juga bisa merusak persatuan dan kesatuan umat Islam, dan bangsa Indonesia. Sehingga diharapkan kita bersama selalu hati-hati dalam menerima informasi. (pul)

Berita Terkait


Penyebar Video Hoax KPU Dibekuk Polisi Jombang

Data Kemenkominfo, Konten Hoax Jelang Pemilu Naik 60 Persen

Mengaku Wartawan, Penyebar Hoax Kerusuhan Dibekuk Polisi

Isu TKA di Indonesia HOAX


Mengaku Wartawan, Penyebar Hoax Kerusuhan Dibekuk Polisi

Tempel Stiker Bawaslu Dorong Pemilu Bebas Hoax dan Money Politik

Penyebar Hoax Kiamat Sudah Dekat Teridentifikasi

Isu TKA di Indonesia HOAX

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber