Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Bekas Galian Pengambilan Barang Bukti Penyidikan Mulai Diuruk
Sabtu, 26-01-2019 | 18:14 wib
Oleh : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Bekas galian selebar 5 x 5 meter didalam basement proyek Rumah Sakit Siloam, yang sebelumnya diperlukan untuk pengambilan barang bukti penyidikan kepolisian, Sabtu (26/07) mulai diuruk. Pengurukan ini dilakukan setelah kepolisian daerah jawa timur menyatakan, pencarian barang bukti sudah selesai setelah sebelumnya sempat menyebabkan terjadinya keretakan di jalan raya gubeng sisi barat.

Kepolisian daerah jawa timur akhirnya memberikan izin kepada PT. Nusantara Konstruksi Enjinering atau PT. NKE untuk segera melakukan pengurukan di bekas galian selebar 5x5 meter di dalam basement.

Bekas galian yang di sebelumnya diperlukan untuk pengambilan barang bukti penyidikan, terkait amblesnya jalan raya gubeng tersebut mulai diuruk. 2 alat berat diterjjunkan untuk melakukan pengurukan, dan ditargetkan akan selesai paling lambat 1 minggu kedepan.
 
Humas Tim Mitigasi Kelongsoran Jalan Raya Gubeng, Wahyu P Kuswanda menyatakan, pengurukan di lubang bekas galian tersebut dilakukan tanpa mencabut steel sheet pile, yang sebelumnya dipasang untuk menahan dinding galian selama proses pengambilan barang bukti.

"Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya gerakan tanah yang menyebabkan terjadinya longsor susulan. Sebelum dilakukan pengurukan, air yang terdapat di dalam bekas galian tersebut juga harus dikuras terlebih dahulu," jelas Wahyu P Kuswanda.
 
Pengurukan ini dilakukan setelah Polda Jawa Timur menyatakan bahwa pencarian barang bukti di bekas galian tersebut, sudah tidak diperlukan lagi.

Sebelumnya, sejak 2 minggu yang lalu PT. NKE dan komite keselamatan konstruksi Kementerian PUPR telah mengirimkan surat permohonan ijin dan himbauan untuk segera menguruk bekas galian tersebut.

Pihaknyapun sempat dikhawatirkan dengan munculnya retakan Jalan Raya Gubeng di sisi barat yang diduga kuat disebabkan oleh adanya bekas galian tersebut.
 
Setelah pengurukan bekas galian selesai, pembuatan saluran drainase kota dan jalur pedestrian akan dilakukan. Sehingga Jalan Raya Gubeng yang seringkali terjadi kemacetan lantaran masih di fungsikan 2 lajur, bisa kembali difungsikan 4 lajur dan kembali normal seperti sebelum terjadinya kelongsoran. (yos)
 



Berita Terkait


Bekas Galian Pengambilan Barang Bukti Penyidikan Mulai Diuruk

Amblesnya Jalan Raya Gubeng, Polda Jatim Tetapkan 3 Tersangka

Jalan Gubeng Muncul Retak, Polda Jatim Dihimbau Segera Ambil Barang Bukti

Pasca Perbaikan, Jalan Gubeng Macet


Alhamdulillah, Jalan Gubeng Resmi Dibuka

Tuntas Diuruk, Risma Targetkan Jalan Gubeng Tuntas Dua Hari

PDAM Tuntaskan Perbaikan Pipa Imbas Amblesnya Jalan Gubeng

PT. NKE Bertangung Jawan Atas Longsor Jalan Gubeng Surabaya

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber