Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Teknologi 

Agar kandang tidak menimbulkan bau menyengat yang dihasilkan dari kotoran ayam, air minum ternak dicampur dengan cairan probakaliber yang dibuat dari rempah-rempah. Foto: Adi
Membuat Pakan Ternak Dari Limbah Hama
Jum'at, 05-06-2015 | 08:50 wib
Oleh : Yudis Adi
Jember pojokpitu.com, Di tengah keprihatinan masyarakat terhadap daging ayam tidak sehat, siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri, SMKN Pertanian, Jember, berinovasi menciptakan pakan ternak alami. Uniknya, produk ini dibuat dari bahan tak terpakai, yakni limbah dedaunan, kulit pisang, dan hama keong sawah, serta cacing sutra.

Para siswa ini sebelumnya merasa prihatin melihat kondisi kandang ayam yang berbau, dan kotor sehingga selalu mendapat tentangan warga sekitar, sehingga  mereka menciptakan pakan ternak alami yang ramah lingkungan.
 
Inovasi menciptakan pakan ternak ayam dan ikan alami dilakukan sejak 2 tahun lalu. Seluruh bahan baku yang digunakan merupakan perpaduan antara limbah dengan hama pertanian, diantaranya, keong, kulit pisang, bekatul, jagung serta cacing pita.
 
Dengan komposisi yang sudah ditetapkan, proses pembuatan pakan alami cukup mudah. Bahan baku yang sudah dicuci dikeringkan, lalu dihaluskan, dan kemudian diproses hingga menjadi tepung pelet. Dari sisi produksi, penggunaan pakan alami relatif lebih murah dibanding pakan pabrikan, serta dapat menekan motalitas atau kematian pada ayam broiler.
 
Selain itu, agar kandang tidak menimbulkan bau menyengat yang dihasilkan dari kotoran ayam, air minum ternak dicampur dengan cairan probakaliber yang dibuat dari rempah-rempah.
 
Menurut Nur Farida , Guru Pembimbing, dari uji laboratorium, penggunaan pakan alami daging yang dikonsumsi, dari sisi kesehatan relatif lebih aman, karena tanpa bahan pengawet, kandungan lemaknya dapat lebih ditekan.
 
"Siswa SMKN 5 Jember sudah menelurkan empat produk pakan ternak alami yang diberi nama payami, kaliber, bro kaliber, dan citraka untuk pakan ikan. Harga perkilogram pakan dijual antara Rp 4 hingga Rp 5 ribu saja," kata Nur Farida. (pul)



Berita Terkait


Dolar Naik, Peternak Burung Perkutut Keluhkan Harga Pakan Ikut Naik

Harga Pakan Ternak Meroket, Dewan Desak Intervensi Pemerintah

Peternak Puyuh Menjerit Harga Pakan Ternak Melonjak

Agen Keluhkan Aksi Boikot Pakan oleh Peternak


Dolar Naik, Peternak Burung Perkutut Keluhkan Harga Pakan Ikut Naik

Prabowo: Mata Uang Dolar Amerika Merupakan Cerminan Dari Ekonomi Negara

Harga Daging Ayam Broiler Masih Tinggi Akibat Harga Pakan Naik

Harga Pakan Ternak Meroket, Dewan Desak Intervensi Pemerintah
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber