Berita Terbaru :
Komplotan Begal Belasan TKP Ditangkap, Rata-Rata Pelaku Masih di Bawah Umur
Kasus Positif Covid di Jatim, Sebanyak 1,75 Persen Pasien Balita
Ada Satu Peserta Pelantikan Kepala Sekolah dan Petugas Pengawas Meninggal Dari Mojokerto
Pemerintah Putuskan Ibadah Haji Tahun Ini Batal
Pemerintah Belum Buka Fasilitas Belajar Mengajar Juli Ini
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo Temukan Cluster Baru Kecamatan Taman Sidoarjo
Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Sembuh Dari Covid 19
Eka Eki
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Kapolda Kunjungi Kampung Tangguh di Lamongan
Alhamdulillah, 42 Persen Pasien Covid-19 di Tulungagung Telah Sembuh
Total Pasien Sembuh di Jatim Tembus 699 Orang
Sistem Zonasi Akan Diterapkan Per Wilayah Kabupaten Kota
Meski Di Tengah Pandemi, Kanim Selesaikan Ribuan Paspor Haji
PT KAI Daop 8 Surabaya Rumuskan Pedoman Antisipasi New Normal
   

BKSDA Akan Melakukan Pelepasan Satwa Dilindungi
Metropolis  Jum'at, 25-01-2019 | 19:01 wib
Reporter : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Kepala Bksda Nandang Prihadi akan melepaskan liarkan burung hasil penyitaan di Jember, setelah mendapatkan keputusan dari Majelis Hakim Kajari Jember yang kini masih dalam proses persidangan. Selain itu untuk BKSDA juga akan melakukan penelitian kelayakan satwa sebelum dilepas liarkan.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, bantah bahwa burung hasil penyitaan di Kabupaten Jember, akan dilepas liarkan begitu saja pasca digelernya rapat  koordinasi dengan pihak KKH.

Nandang Prihadi mengatakan bahwa hasil rapat koordinasi salah satunya adalh mempercepat proses persidangan kepada pemilik satwa, yang kini sedang menjalani proses hukum di Pengadilan Tinggi Jember, hal itu dilakukan untuk kesejatraan satwa itu sendiri.

Untuk pelepasan satwa yang dilindungi ke habitatnya, pihak BKSDA Jawa Timur juga  akan melakukan beberapa proses evaluasi terlebih dulu jenis  satwa sebelum dilepas liarkan.

"Mengingat  tidak semua satwa yang sedang dalam pematuan khusus BKSDA Jawa Timur, sebagi barang bukti pengadilan bisa dileepas kan begitu saja dialam bebas," jelas Nandang Prihadi.

Nandang Prihadi  juga meenambahkan, pihaknya akan melakukan pelepasan satwa ke habitatnya, setelah mendapatkan surat keputusan dari Kejaksaan Tinggi Jember. (yos) 




 



Berita Terkait

BKSDA Jawa Timur Menyita Ratusan Kulit Ular Sanca Kembang

BKSDA Musnahkan Ratusan Burung Dan Hewan Ilegal

BKSDA Akan Melakukan Pelepasan Satwa Dilindungi

Kandang Transit Satwa BBKSDA Tidak Layak, Kondisi Hewan Memprihatinkan
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  3 jam

Kapolres Malang Siapkan 1.295 Personil Untuk New Nomral Life
Malang Raya  14 jam

Terminal Kertonegoro Ngawi Mati Suri
Peristiwa  8 jam

Peringati Hari Lahirnya Pancasila, Aktifis PA GMNI Lakukan Tabur Bunga di TMP
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber