Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

Sering Terjadinya Laka Laut, Nelayan Probolinggo Berbondong-Bondong Daftar BPJS
Selasa, 22-01-2019 | 05:12 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Seringnya terjadinya laka laut membuat nelayan di Kota Probolinggo Jawa Timur, berbondong-bondong mendafar BPJS ketenagakerjaan. Diharapkan dengan keikutsertaan di BPJS, nelayan akan mendapat perlindungan kesehatan, maupun asuransi kematian saat berlayar.

Kota Probolinggo dikenal dengan kota nelayan yang memiliki nelayan sebanyak 1.500 orang, yang diantaranya nelayan kecil dan anak buah kapal.

Sering terjadinya kecalakaan laut saat berlayar, bahkan terakhir kapal jenis jonggrang tenggelam di perairan Probolinggo-Madura membuat 7 ABKNYA meninggal, 1 masih dinyatakan hilang membuat nelayan Kota Probolinggo berbondong-bondong mendaftar BPJS ketenaga kerjaan.

Sampai saat ini yang sudah mendaftar BPJS adalah nelayan yang menggunakan mesin dibawah 10 gros ton, dengan premi per bulan seluruhnya ditanggung pemerintah.

Tidak hanya nelayan yang memiliki kapal dibawah 10 gt, nelayan dan anak buah kapal yang menggunakan kapal diatas 10 sampai 30 gros ton sangat antusias mendaftar BPJS.

Hanya saja, BPJS yang bisa digunakan untuk nelayan dan ABK untuk kapal diatas 10 gt adalah BPJS ketenagakerjaan, setiap bulan mereka diharuskan membayar 16.500 rupiah.

Menurut Zainul Fathoni, Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Cabang Probolinggo, tragedi kapal cahaya bahari jaya yang tenggelam di perairan Probolinggi-Madura mengakibatakan 8 ABK meninggal dunia, satupun dari mereka tidak mendapatkan asuransi kematian.

"Dengan terjadinya tragedi tersebut, membuat nelayan berbondong-bondong mendaftar bpjs ketenaga kerjaan. Sampai saat ini sudah 250 nelayan sudah mendaftar untuk kapal diatas 10 gt," kata Zainul Fathoni.

Sementara itu menurut Karma Krisnadi, Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan Cabang Pasuruan-Probolinggo, asuransi BPJS diberikan ke korban kecelakaan untuk luka berat adalah unlimited atau sampai sembuh. "Untuk korban meninggal sekitar 48 juta rupiah," kata Karma Krisnadi. Target kedepan, seluruh nelayan probolinggo raya terdaftar di BPJS. (yos)

Berita Terkait


Satu Rumah Sakit Belum Terakreditasi Bergabung Dengan BPJS Kesehatan Bojonegoro

BPJS Kesehatan Putus Kerjasama Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik Karena Akreditasi

BPJS Kesehatan Bojonegoro Kucurkan Rp 71,2 Miliar Untuk Klaim Rumah Sakit

Akhir Tahun, Uji Coba Premi BPJS Kesehatan Naik


Sering Terjadinya Laka Laut, Nelayan Probolinggo Berbondong-Bondong Daftar BPJS

Tingginya Pembayaran RS Tidak Sebanding Iuran Masuk, BPJS Tiap Bulan Keluarkan Puluhan Milyar

BPJS Bekerjasama 18 Rumah Sakit di Pasuruan

BPJS Kesehatan Nunggak RP 16 miliar di RSU Sayidiman

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber