Berita Terbaru :
Seorang Nenek Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Rumah
Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
   

Rahmawati Dilaporkan Ke Polda Jatim Terkait Penipuan Kondotel
Metropolis  Senin, 21-01-2019 | 19:44 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Rachmawati Soekarno Putri dan artis Muhammad Fadlan dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh sejumlah user, terkait kasus dugaan penipuan kondotel di Kota Batu Jawa Timur, senilai Rp 7 miliar. Sesuai laporan, kondotel yang semestinya rampung dibangun 2016 lalu, namun hingga kini tak juga terealisasi. Merasa tertipu, sejumlah user yang terlanjur menginvestasikan uang hingga ratusan juta rupiah, melaporkan kasus tersebut.

Didampingi oleh kuasa hukumnya, sejumlah user jual-beli kondotel atau kondominium dan hotel di Kota Batu, Senin siang mendatangi Polda Jawa Timur. Mereka melaporkan Komisaris dan Direktur Utama PT Penta Berkat, Rachmawati Soekarno Putri , serta artis Muhammad Fadlan.
 
Keduanya dilaporkan karena dituduh melakukan penipuan Kondotel Batu Emerald di Kota Batu Jawa Timur. Dalam kasus ini, sebanyak 30 orang menjadi korban dalam dugaan kasus penipuan kondotel.
 
Kronologis kasus berawal dari pihak pengembang kondotel PT  Penta Berkat, menawarkan Kondotel Batu Emerald kepada para user pada tahun 2013. Dalam tawaran itu, pengembang menjanjikan kondotel akan rampung dibangun pada tahun 2016. Namun hingga tahun 2019 ini, kondotel yang dijanjikan pengembang tak juga terealisasi.
 
Saat ini, lokasi pembangunan kondotel yang dijanjikan ternyata masih berupa lahan kosong. Tragisnya, para user ini telah terlanjur menginvestasikan uangnya hingga ratusan juta rupiah dari total harga sekitar Rp 400 juta rupiah.
 
Rachmawati Soekarno Putri yang bertindak sebagai Komisaris PT Penta Berkat, dan Muhammad Fadlan selaku Direktur Utama dianggap bertanggung jawab atas kasus ini dan kini dilaporkan ke pihak Polda Jawa Timur. Pelaporan tersebut, diharapkan agar uang para user tersebut bisa kembali.
 
Selain melaporkan Rachmawati Soekarno Putri dan Muhammad Fadlan , pihak user juga melaporkan Komisaris PT Penta Berkat lainnya bernama Michael.(end)

Berita Terkait

Rahmawati Dilaporkan Ke Polda Jatim Terkait Penipuan Kondotel
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  17 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  17 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  7 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  16 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber