Berita Terbaru :
Cegah Klauster Pasar Tradisional, Pengunjung Pasar Wajib Masker
Laka Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas TKP
Gubernur Jatim Membuka Masa Orentasi Sekolah Secara Virtual
Menpora Apresiasi PBSI Home Tournament
Xiaomi Siapkan Kejutan Ponsel Unik
Patroli Masker, Risma Perintahkan Kadis Turun Jalan Bagikan Masker
Tanam Sayur Untuk Ketahanan Pangan Di Masa Pandemi Covid-19
HNW: Pemerintah Harus Konsekuen Melaksanakan UU Pesantren
Pondok Gontor 2 Klaster Baru Covid-19, Begini Respons Gus Jazil MPR
Bursa Transfer: Kiper Tangguh ke Chelsea, Bintang Barcelona ke MU
Sejumlah Pria Bertubuh Kekar Menyobek Spanduk Partai Berkarya, Ada Tommy Soeharto
   

Ratusan Anggota Perguruan Silat Datangi Kantor Pengadilan Tulungagung
Mataraman  Senin, 21-01-2019 | 17:20 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Memberikan dukungan pada rekan mereka yang tengah menjalani persidangan, ratusan anggota perguruan silat di Tulungagung, mendatangi kantor pengadilan negeri setempat. Dalam sidang putusan atas kasus penganiayaan dan pengeroyokan tersebut, terdakwa menerima vonis hukuman 1 tahun 3 bulan penjara.

Dengan mengendarai sepeda motor, ratusan anggota salah satu perguruan silat di Kabupaten Tulungagung, mendatangi kantor pengadilan negeri setempat pada Senin (21/01( siang. Kedatangan massa perguruan silat ini, merupakan aksi solidaritas terhadap rekan mereka, Gusti Anggrakusuma yang tengah menjalani persidangan atas kasus perusakan dan penganiayaan.

Yuri Adriansyah, Humas Pengadilan Negeri Tulungagung, menjelaskan, dalam sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Johanis Hehamony, majelis hakim menjatuhkan vonis terhadap terdakwa, dengan hukuman penjara selama 1 tahun 3 bulan. Vonis tersebut lebih ringan 5 bulan dari tuntutan jaksa, yang menuntut terdakwa dihukum satu tahun delapan bulan penjara.

"Beberapa pertimbangan yang meringankan antara lain, hakim menilai terdakwa kooperatif selama proses persidangan. Aksi pengrusakan serta penganiayaan tersebut terjadi karena ada provokasi dari pihak lain," Yuri Adriansyah, Humas Pengadilan Negeri Tulungagung.

Atas putusan hakim tersebut, pihak pengurus perguruan menghimbau pada seluruh anggota, untuk menjadikan hal tersebut sebagai sebuah pelajaran. Diharapkan, kedepan tidak ada lagi oknum-oknum yang melakukan pelanggaran hukum.

Sidang kali ini merupakan sidang terakhir dari 4 terdakwa atas kasus pengrusakan dan penganiayaan, di Desa Suruhan Lor Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung, yang terjadi pada Oktober tahun lalu.

Dalam aksi tersebut sejumlah rumah rusak terkena lemparan batu, serta beberapa sepeda motor terbakar. (yos)

Berita Terkait

Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status

Lockdown Dicabut, PN Surabaya Dibuka Kembali

Pengadilan Agama Bojonegoro Batasi Pelayanan dan Penyelesaian Perkara

Jemput Bola, Pengadilan Agama Surabaya Buka Persidangan di Kantor Kelurahan
Berita Terpopuler
Bursa Transfer: Kiper Tangguh ke Chelsea, Bintang Barcelona ke MU
Sepak Bola  9 jam

Gubernur Jatim Membuka Masa Orentasi Sekolah Secara Virtual
Pendidikan  2 jam



Cuplikan Berita
Perahu Terbalik, Satu Nelayan Lumajang Masih Dicari
Pojok Pitu

Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber