Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Warga Kembali Blokade Jalan Tambang
Senin, 21-01-2019 | 04:30 wib
Oleh : Achmad Arif
Berita Video : Warga Kembali Blokade Jalan Tambang
Lumajang pojokpitu.com, Konflik tambang pasir di Lumajang seakan tak ada habisnya, usai adanya aksi blokade warga 2 desa di 2 kecamatan, kini muncul aksi yang sama. Kali ini giliran warga lereng gunung semeru yang tak mau jalan desanya, dilalaui armada pasir. Warga menutup akses jalan yang dilalui truk pasir dengan cara memasang portal dan sirtu atau pasir batu di jalan.

Satu truk yang membawa pasir dan batu diturunkan warga, di Jalan Perbatasan Desa Supit Urang Kecamatan Pronojiwo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Praktis akses jalan 2 desa tersebut terutup total. Tak hanya itu, warga juga membuat portal dari bambu untuk menutup jalan.

Ahmad, alah watu warga menuturkan, penutupan ini dilakukan lantaran warga tidak mau jalan desanya dilalui armada pasir. Sebab, truk-truk pasir yang melintas otomatis akan menggangu aktivitas warga dan membuat kerusakan jalan.

"Sementara,lokasi penambangan pasir tidak berada di Desa Sumberwuluh, namun berada di desa lainnya," jelas Ahmad.

Susiadi, Pj Kades Sukmberwuluh, menuturkan, pihak desa masih akan menkomunikasikan perssoalaan tersebut dengan berbagai pihak agar tidak menimbulkaan konflik dikemudian hari. (yos)

Berita Terkait


Warga Kembali Blokade Jalan Tambang

Konflik Tambang, Bupati Terpaksa Buat Jalan Alternatif

Warga Jarit Blokade Jalan Tambang Pasir

Antisipasi Konflik Antar Warga, Bupati Datangi Blokade Jalan


Warga 2 Desa Tetap Blokade Jalan Armada Tambang

Warga Lumajang Blokade Jalan Tambang

Protes PHK Sepihak, Warga Blokade Jalan Masuk Pabrik PT Silog Tuban

CSR Tak Dibayar, Warga Blokade Jalan Pertambangan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber