Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Inspektorat Sebut Ada Kerugian Negara
Jum'at, 18-01-2019 | 19:08 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Posisi terdakwa Syamsul Arifin, mantan Kabid Manajemen Perparkiran Dishub Kota Malang yang didakwa melakukan korupsi retribusi parkir, semakin tersudut. Ini setelah Inspektorat Kota Malang yang dihadirkan jaksa penuntut umum sebagai saksi ahli mengungkapkan ada selisih setoran yang mengakibatkan kerugian negara.

Dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat sore tadi, Budi Sulistyo, Inspektorat Kota Malang mengungkapkan ada kerugian negara pada setoran Dinas Perhubungan Kota Malang yang dikelola terdakwa Syamsul Arifin. Selisih setoran selama tiga tahun itu pun mencapai Rp 4 miliar.

"Keterangan Budi Sulistyo ini tentu saja semakin menyudutkan posisi terdakwa Syamsul Arifin. Syamsul semakin sulit lepas dari dakwaan jaksa penuntut umum, melanggar pasal 2 juncto pasal 18 atau pasal 3 juncto pasal 18 Undang-Undang Tipikor nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara," tutur Bobi Ardi, Jaksa Kejari Kota Malang.

Keterangan Inspektorat ini langsung dibantah terdakwa melalui pensehat hukumnya, Sukandar. Bahkan Sukandar menilai Inspektorat tidak mengerti hukum terutama mengenai kerugian negara.

Dalam sidang kali ini, penasehat hukum menghadirkan empat tukang parkir, yakni Slamet Haryono, Rukin Santoso, Thomas Sugiharto Budi Santoso, dan Jumain. Dalam kesaksiannya, keempatnya menerangkan pembagian hasil karcis parkir, yakni 30 persen disetorkan ke Dishub Kota Malang dan 70 persen ke pengelola. (end)

Berita Terkait


Inspektorat Sebut Ada Kerugian Negara

BKD dan Inspektorat Sidak ke Seluruh OPD Sidoarjo


Inspektorat Gandeng KPK Cegah Korupsi

Polisi Siap Geledah Ruang Kerja Oknum Inspektorat Gresik

BKD dan Inspektorat Sidak ke Seluruh OPD Sidoarjo

BKD dan Inspektorat Ikut Sidak Ke Seluruh OPD Sidoarjo

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber