Berita Terbaru :
38 Orang Kembali Dipulangkan Dari Asrama Haji Surabaya
Antisipasi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Polisi Bagikan Masker di Pasar Tradisional
KPU Surabaya Ajukan Tambahan Anggaran Untuk Tahapan Pilkada Di Masa Pandemi Covid-19
Terpapar Covid 19, Satu Keluarga di Gubeng Kertajaya Meninggal
Rapid Test Massal Warga Pasar Taman, 10 Orang Pertama Rapid Tes, 8 di Antaranya Reaktif
Puluhan User Perumahan di Kawasan Sukodono Tertipu Pengembang
Puluhan Mahasiswa Keperawatan dan Keluarga Korban Pembunuhan Demo Ke Pengadilan Negeri Sidoarjo
Dilarang Keluar Rumah, Seorang Warga di Ngawi Lakukan Percobaan Bunuh Diri
Belasan Pasien Covid-19 Dari Tenaga Medis dan Keluarga Dinyatakan Sembuh
Ikhlas Nabung Selama 10 Tahun, Wanita Pedagang Kue Batal Berangkat Haji
ASN Lingkungan Pemkab Jember Rapid Test Massal
Menko PMK Tinjau Penyaluran BST Di Kota Malang
Disparta Tinjau Persiapan Hotel Yang Akan Kembali Buka
Ratusan Karyawan Pabrik Rokok Jalani Rapid Test Ulang
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh di Zona Merah Terdampak Covid 19
   

Hina Panglima TNI, Galuh Setiyaji Terancam 6 Tahun Bui
Hukum  Jum'at, 18-01-2019 | 12:00 wib
Reporter : M.Ramzi
Berita Video : Hina Panglima TNI, Galuh Setiyaji Terancam 6 Tahun Bui
Magetan pojokpitu.com, Berhati-hatilah dalam menggunakan media sosial. Jika tidak, maka anda akan beruusan dengan pihak yang berwajib.

Seperti yang dialami warga  Karangrejo Magetan, yang diringkus Satreskrim Polres Magetan, karena menghina Panglima TNI di Medsos. Tersangka Galuh Setiyaji hanya bisa pasrah saat diringkus Sat Reskrim Polres Magetan.

Pria berumur 36 ditangkap aparat kepolisian bersama anggota TNI setempat. Setelah memposting ujaran kebencian di media sosial twitter miliknya.

Di akun twitter itu, Galuh Setiyaji, memposting tulisan yang mendiskreditkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dengan kata-kata yang tidak sopan.  Pelaku mengunggah tulisan menghina Panglima TNI sebanyak 2 kali. Serta beberapa tulisan lain yang menghina TNI.

Menurut AKBP Muhammad Riffai,  Kapolres Magetan, pelaku mengaku mengunggah tulisan tersebut, karena sakit hati terhadap salah satu keluarganya, yang merupakan anggota TNI.

"Tersangka memposting melalui akun facebook dan twitter, yang kontennya terkait dengan TNI," kata AKBP Muhammad Riffai.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, berupa handphone, sepeda motor, dan seperangkat komputer salah satu Warnet di Desa Purwodadi Kecamatan Barat Magetan.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 45 A, undang-undang RI nomer 11 tahun 2018, tentang informasi dan transaksi elektronik, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Viral di Medsos Teror Pria Tunjukan Alat Kelaminnya

Sony Subrata Sepakat Pemerintah Tegas Terhadap Akun Medsos

Omset Menurun, Produsen Jajanan Keluhkan Pembatasan Media Sosial

Hina Panglima TNI, Galuh Setiyaji Terancam 6 Tahun Bui
Berita Terpopuler
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Hukum  12 jam

Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Peristiwa  9 jam

Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Peristiwa  8 jam

Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber