Berita Terbaru :
Dikenal Bisa Menangkal Dari Gangguan Ghoib, Gus Idris Pembasmi Dukun Selalu Ramai
Unesa Akan Kembangkan Robot Untuk Penanganan Covid pengatur Suhu
Dinsos Jatim Datangi Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Obat dan Vaksin Covid-19 Racikan Unair Masuk Tahap Uji Klinis
18 PAC PKB Sepakat Usung Cabup Dan Cawabup Dari Kader Internal
Sebanyak 664 Warga Sidoarjo Sembuh dari Covid 19
Saat Ini Baru Ada 9 Daerah Yang Rekomnya Sudah Turun Dari DPP PDIP
Kecelakaan Beruntun Satu Orang Luka Parah
Tim Gugus Penanggulangan Covid Lamongan Tak Akan Tutup Puskesmas Mantup
100 Dokter Alumni Gontor Ikut Partisipasi Penanganan Covid 19
Polisi Lacak Pelaku Tawuran Di Jam Malam Covid 19
Kesal Dengan Sikap Camat, Ratusan Petani Palawija dan Tambak Datangi Balai Desa
Panen, Petani Tebu Keluhkan Harga Gula Anjlok
Pasokan Bahan Baku Gula Terhambat, Buruh Pabrik Wadul Komisi B DPRD Jatim
Puluhan Santri Gontor Reaktif dan Diisolasi
   

Mobil Listrik Pertama Buatan Mahasiswa di Banyuwangi
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 16-01-2019 | 03:20 wib
Reporter : Iqbal Mustika, Handoko Khusumo
Inilah mobil balap listrik hasil rancangan 20 mahasiswa jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Banyuwangi. Foto: Iqbal Mustika
Banyuwangi pojokpitu.com, Tidak mau kalah untuk berinovasi menciptakan karya mobil listrik, mahasiswa Perguruan Tinggi Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi), berhasil merakit mobil balap bertenaga listrik. Mobil yang diberi nama gajah oling KM 13 ini, selain memiliki kecepatan tinggi, juga irit bahan bakar dan ramah lingkungan. Cukup dengan mengisi baterai selama 5 jam, mobil listrik ini mampu menempuh jarak sekitar 60 kilometer.

Mobil balap listrik ini, digerakan dengan mengunakan tenaga accu baterai 12 volt ampere berjumlah 4 buah dengan daya tahan 5 hingga 6 jam, untuk menghidupkan satu motor listrik dengan kecepatan 50 kilometer perjamnya.

Mobil listrik ini diberi nama gajah oling KM 13 yang memiliki arti gajah oling merupakan simbol batik khas Banyuwangi, sementara untuk KM 13, diambil dari nama jalan kilometer di kampus Politeknik Negeri Banyuwangi.

Muhammad Rizky Azizi, Ketua Tim Pembuatan Mobil Listrik, menjelaskan, mobil listrik ini didesain dengan rangka kokoh dengan bentuk seperti mobil balap formula, karena dirancang khusus di lintasan balap.

Selain itu, mobil ini memiliki kelebihan hemat energi dan ramah lingkungan. Dalam jarak tempuh 10 kilometer, mobil ini hanya menghabiskan 3 volt baterai saja.

Ide pembuatan mobil listrik ini, berawal dari keinginan mahasiswa fakultas teknik mesin untuk membuat inovasi baru yakni mobil listrik.

"Dibutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk membuat mobil listrik ini, mulai dari perencanaan rangka, desain dan kapasitas waktu uji coba mobil berjalan," kata Muhammad Rizky Azizi, Ketua Tim Pembuatan Mobil Listrik.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat satu mobil listrik, yakni besi apollo, plat, aksesoris mobil serta satu buah motor listrik.

Untuk pembuatan satu mobil listrik ini, dibutuhkan biaya sekitar Rp 80 juta rupiah. Mobil balap listrik pertama kali di banyuwangi ini, telah berhasil menyabet gelar juara pertama katerogi efisiensi di ajang Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) tahun 2018, dengan menyelesaikan sepuluh putaran yang diujikan di Politeknik Negeri Bandung, (Polban)

Diharapkan, mobil balap listrik akan terus dikembangkan dengan menambah kecepatan dan melakukan perbaikan pengereman serta inovasi-inovasi agar body terlihat lebih ringan dan elegan. (yos)

Berita Terkait

Keren, Mobil Listrik Mini Tarik Pesawat Boeing 777F

Hyundai dan KIA akan Dirikan Pabrik Mobil Listrik di India

Tiga Mobil Hemat Energi ITS Siap Bertanding Dikancah Internasional

Mobil Listrik Pertama Buatan Mahasiswa di Banyuwangi
Berita Terpopuler
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Peristiwa  9 jam

Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa  13 jam

Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Metropolis  11 jam

Kecelakaan Beruntun Satu Orang Luka Parah
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber