Berita Terbaru :
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
JTV Mendapatkan Penghargaan dari KPID
Tukang Sopir Dealer Meninggal Secara Mendadak Di Kamar Mandi
Lagi, Ponorogo Tambah 11 Kasus Covid 19
   

Kandang Transit Satwa BBKSDA Tidak Layak, Kondisi Hewan Memprihatinkan
Metropolis  Selasa, 15-01-2019 | 18:33 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Berita Video : Kandang Transit Satwa BBKSDA Tidak Layak, Kondisi Hewan Memprihatinkan
Surabaya pojokpitu.com, Kondisi kandang transit satwa di BBKSDA Jatim sangat tidak layak, hingga mengakibatkan sejumlah hewan dalam kondisi memprihatinkan. Ada burung elang yang bulunya rontok. Bahkan kukang ekor panjang yang dalam kondisi stress. Menyikapi temuan itu, Dewan Surabaya meminta hewan-hewan sitaan itu diletakkan di Kebun Binatang Surabaya.

Kondisi kandang transit satwa sitaan di Balai Besar Karantina Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim, selain sangat kotor dan berkarat, juga sempit hingga sebagian hewan mengalami stres seperti yang dialami kukang ekor panjang.

Sementara yang dialami burung kakak tua, burung tersebut sulit untuk bergerak. Terlihat pula kondisi sejumlah burung elang sangat memprihatinkan hingga bulunya rontok.

Visensius Awey, anggota Komisi C DPRD Surabaya, mengatakan, satwa-satwa ini merupakan satwa sitaan yang dalam proses hukum terkait perkara perdagangan satwa ilegal ataupun yang tidak memiliki ijin memelihara. "Mirisnya, kondisi kandang transit satwa ini sangat tidak layak. Kondisi kandang tidak nyaman hingga membuat sejumlah satwa mengalami stres," tutur Awey. 

Untuk itu, pihaknya meminta satwa sitaan ini dipindahkan ke tempat yang lebih layak seperti Kebun Binatang Surabaya, agar bisa hidup lebih layak.

Sementara itu, Nandang Pribadi, Kepala BBKSDA Jatim, mengatakan, kondisi ini terjadi dikarenakan pihaknya mengalami keterbatasan kandang, sedangkan jumlah satwa hasil sitaan mengalami peningkatan. "Akibatnya, terjadi overload, tapi pihaknya akan segera melakukan pemindahan. Sejumlah satwa juga ada yang mau dikirim ke pusat penyelamatan satwa," ungkap Nandang Pribadi. 

Di 2019 juga ada alokasi anggaran untuk penambahan kandang transit.(end)

Berita Terkait

Kandang Transit Satwa BBKSDA Tidak Layak, Kondisi Hewan Memprihatinkan

BBKSDA Jatim Terima Burung Elang Langkah dari Masyarakat
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  8 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  8 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  9 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  6 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber