Berita Terbaru :
Ditutup Peziarah Makam Gus Dur Baca Tahlil di Luar
Puncak Long Weekend PT Kai Daop 8 Operasionalkan 71 Kereta
Daerah Zona Kuning Ada di 23 Kabupaten Kota
Dinas Pendidikan Harus Realisasikan Program Seragam Gratis Jangan Kembali Gagal
Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mandek di Polda Jatim
Jamaah Ansharu Syariah Malang Demo Boikot Prancis
Ketua Tim Pemenangan MAJU: Pilwali Nyaman dan Kondusif
Lokasi Wisata Waterpark Masih Sepi
Antisipasi Banjir dan Jalan Rusak Pj Bupati Sidoarjo Sidak Pengerjaan Jalan
Libur Panjang, Stasiun Bojonegoro Tambah Dua Kereta Api
Anggaran Perbaikan Jalan di Ngawi Turun Drastis
Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
Perdana, Risma Kampanye Bersama Eri Cahyadi Sapa Warga Bulak
Polsek Ampelgading Dipra Peradilankan
Petugas Pastikan Tempat Wisata Taat Protokol Kesehatan
   

Ibu Pembuang Bayi di Toilet Puskesmas Ditetapkan Jadi Tersangka
Mataraman  Senin, 14-01-2019 | 19:00 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Kasus pembuangan dan kematian bayi, di toilet Puskesmas Kauman, Tulungagung, kini memasuki babak baru. Setelah melakukan pemeriksaan dan bukti-bukti yang dirasa cukup, penyidik Satreskrim Polres tulungagung menetapkan ibu bayi, sebagai tersangka tunggal.

Penetapan status tersangka terhadap ibu bayi ini, dilakukan usai tim penyidik Satreskrim Polres Tulungagung, melakukan gelar perkara pada Senin (14/01) siang.

Tim penyidik dari unit perlindungan perempuan dan anak menilai, bukti-bukti yang dikumpulkan dan hasil pemeriksaan terhadap ibu bayi serta saksi-saksi, dirasa cukup untuk menjerat remaja berusia 16 tahun tersebut.

AKP Sumaji, Kasubaghumas Polres Tulungagung, menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui seluruh perbuatannya.

"Mulai dari mencekik leher bayi, hingga menyiramnya sebanyak 5 kali agar bayi tidak menangis. Saat disiram itulah bayi tersebut jatuh ke lubang kloset, hingga akhirnya meninggal dunia," jelas AKP Sumaji, Kasubaghumas Polres Tulungagung.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, pelajar kelas satu SMA tersebut tidak ditahan. Selama proses penyidikan, tersangka dikenakan wajib lapor, setiap hari Senin dan Kamis.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal 80 ayat 3 dan 4, undang undang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Sebelumnya pada Kamis malam lalu, Puskesmas Kauman digegerkan dengan penemuan bayi perempuan, yang baru dilahirkan tewas di dalam kloset.

Diduga tersangka pelaku yang masih berusia 16 tahun tersebut, ketakutan dan malu hingga nekat menghabisi nyawa anaknya. (yos)

Berita Terkait

Pelaku Pembuangan Bayi Akhirnya Terungkap

Polisi Mencari pelaku pembuang Bayi di Sungai Brantas

Ibu Pembuang Bayi di Toilet Puskesmas Ditetapkan Jadi Tersangka

RM, Ayah Biologis Bayi Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka
Berita Terpopuler
Machfud Klaim Unggul 20 Persen di Pilkada Surabaya, Poltracking Enggan Buka Suar...selanjutnya
Pilkada  6 jam

Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
Peristiwa  3 jam

Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  17 jam

Polsek Ampelgading Dipra Peradilankan
Malang Raya  4 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber